Sumpah di Bawah Langit Ibu Pertiwi
Karya: Riswo
Di bawah langit yang muram dan berkabut luka
Para pemuda berdiri, menggenggam bara cita
Darah muda berdenyut di dada mereka
Bukan untuk perang, tapi untuk satu kata,…Indonesia.
Dari timur yang merah hingga barat yang senja
Dari utara berombak hingga selatan bertuah
Mereka datang tanpa nama, tanpa mahkota
Namun membawa mimpi yang menjelma cahaya
Di ruang sederhana, terucap sumpah yang abadi
Satu nusa, satu bangsa, satu bahasa,…Indonesia!
Bukan sekadar ucapan di bibir dan pena
Tapi janji yang ditulis dengan darah dan air mata
Oh pemuda, engkau bukan sekadar saksi zaman
Engkau api yang menyalakan harapan
Engkau menolak dijajah oleh perbedaan
Engkau menenun persatuan dari keberagaman
Kini, sembilan puluh tujuh tahun berlalu
Namun gema sumpahmu masih bergema di kalbu
Kami, anak cucumu, berjanji pula
Menjaga merah putih tetap berkibar di dada
Sebab sumpahmu bukan sekadar sejarah
Ia adalah nyala yang tak akan punah
Satu tanah air, satu bangsa, satu bahasa
Selamanya… Indonesia
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
