Ditinggal Pergi (T.1050)-122
Ditinggal Pergi (T.1050)-122
Karya: Kharirotus Sakdiyah
....
(Lanjutan)
Rombongan tidak menunggu Nadia dan orang tuanya datang. Karena waktu menunjukkan pukul tujuh lebih.
“Kok sepi, Bu. Di mana teman-teman Ibu?” tanya Nadia.
“Sebentar Ibu telpon, ya,” jawab Ibu Nadia. Bu Norma kemudian menghubungi ketua panitia
“Nadia! Teman-teman Ibu sudah berangkat. Kita ditinggal,” jelas bu Norma.
Nadia kemudian bertanya kepada ibunya,
“Mengapa kita ditinggal, Bu?” tanya Nadia sambil menampakkan wajah kecewa dan melas.
“Ibu juga kurang tahu Nadia. Mungkin karena mereka telah lama menunggu kita. Tak usah kecewa, ya! Kita pergi wisata sendiri saja.
Bu Norma kemudian menghibur Nadia dengan mengajaknya ke tempat wisata yang terdekat. Sebuah tempat wisata yang ada di pegunuungan.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan