Khusrur Rony

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

Aroma kopi di Kedai Literasi

Puisi ke-50

Aroma kopi di Kedai Literasi

( Tagur hari ke-159 )

Oleh. Khusrur Rony Djufry

Sejak awal dibuka warung kopi

Tujuannya bukan sekedar ngerumpi

Apalagi kalau hanya sekedar materi

Yang bisa jadi sumber munculnya

Rasa hasud, iri dan dengki

Tapi jadi wadah saling silaturrahmi

Saling berbagi dan memberi

*****

Ketepatan takaran secangkir kopi

Kepiwaian dalam aduk-mengaduk

Air panas, gula dan kopi

Menghasilkan sensasi rasa selera

Aroma sedap menyeruak menggoda

Terasa nikmat, enak luar biasa

*****

Bak magnit bermasa besar

Menarik kuat banyak pengemar

Datang berduyun warga sekitar

Dari aneka lapisan golongan

*****

Kini penggemar kopi bermetamorfase

Jadi jamaah majlis diskusi

Yang kian hari mencerahkan hati

Maka keberadaan warung kopi

Dapat julukan menjadi kedai kopi literasi

*****

Salam Literasi

Wismah Berkah, 16/4/2021

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post