Khusrur Rony

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

Meraih Derajat Muttaqin Dengan Literasi Sosial Spiritual

Meraih Derajat Muttaqin Dengan Literasi Sosial Spiritual

#LombaApril2021_ Colourful Ramadan

( Tagur hari ke-153)

Oleh. Khusrur Rony Djufry *)

Bulan Ramadan kali ini merupakan bulan Ramadan pertama, sejak Cak Ifin membuka warung kopi plus jualan jajan gorengan dan mie. Beberapa bulan kemudian mendirikan ‘rumah baca’. Dalam perkembangannya warung kopinya menjadi majlis taklim (diskusi). Tujuan membuka warungnya memang tidaklah semata mata hanya mencari keuntungan finansial

Karena banyak pembeli dan pelanggan warga sekitar bahkan warga tetangga desa yang merasakan adanya pencerahan baik lewat rumah baca maupun warung kopinya. Maka warung kopi Cak Ifin kemudian mendapat julukan dengan “.Kedai kopi Literasi”.

Berikutnya menggagas adanya alih teknologi home industry ringan. Pertama. mendatangkan butiran manik-manik dengan berbagai model dan warna dijadikan berbagai macam aksesoris seperti kalung, gelang, bros, tasbih, dsb. Kedua.mendatangkan bahan kain untuk tas berkat, yang biasanya dipakai saat acara hajatan, dijahit dijadikan tas oleh ibu-ibu.

Di bulan Ramadan ini, kedai kopi Cak Ifin tetap buka sampai hari ke-19, yang biasanya buka bakda magrib diganti setelah shalat tarawih, hingga jam 22.45 wib. Sedang yang 10 hari terakhir dimanfaatkan untuk beri’tikaf agar dapat meraih berkah lailatul qadar.

Bulan Ramadan adalah bulan mulia, di mana umat islam diwajibkan berpuasa sebulan penuh. Bulan pertama kali diturunkan Al Qur’an, di dalamnya ada peristriwa ’Lailatul Qodar’, suatu malam yang nilainya lebih baik dari seribu bulan.

Sedang dikatakan bulan istimewa, karena Allah Swt telah menawarkan berbagai keistimewaan yang berupa; berkah, rahmat, maghfirah dan pembebasan dari api neraka.

Berkah artinya pertambahan nilai dari nilai yang sebenarnya. Di bulan Ramadan Allah melipatgandakan pahala ibadah dan amal kebajikan. Hari-harinya mulia. Betapa tidak, tidurnya orang puasa dihitung ibadah, nafas-nafasnya dinilai seperti membaca tasbih, amal kebaikannya diterima, dan doanya dikabulkan.

Memberi buka orang yang berpuasa senilai membebaskan seorang budak, banyak membaca shalawat akan memberatkan timbangan pada hari ketika timbangan meringan, mengerjakan shalat fardhu, pahalanya seperti mengerjakan 70 shalat fardhu pada bulan yang lain.

Sedang rahmat artinya kasih sayang. Bulan penuh rahmat berarti bulan penuh kasih sayang. Kita dianjurkan memuliakan orang tua, menyayangi yang muda, mengeluarkan zakat, infaq, dan bersedekah. Gemar sedekah merupakan bukti bahwa seseorang itu mempunyai kasih sayang.

Agar dapat meraih banyak pahala di bulan Ramadan, Cak Ifin bersama Takmir mushallah Cak Ibnu Djufry membuat program, Meraih pahala Ramadan melalui literasi sosial dan spiritual. Sedang literasi sosial yang dilakukan adalah.

1. Kerja bakti membersihkan lingkungan dan mushallah dilakukan sebelum puasa.

2. Mengadakan megengan, kirim doa bersama di mushallah dan berziarah kubur .

3. Mengadakan pelatihan jurnalistik, dilakukan setiap hari ahad bakda shalat ashar

selama bulan puasa bertempat di rumah baca.

4. Membagikan sejumlah sarung kepada jamaah diskusi kopi literasi dan jama’ah

mushallah. Sedang mukena dibagikan kepada ibu-ibu pembuat aksesoris dari

manik-manik dan ibu-ibu penjahit tas berkat yang mengambil bahan di Cak Ifin.

5. Mengadakan maleman, yaitu membuat makanan yang dibagikan kepada sanak

famili dan tetangga terutama saat malam ganjil. Selain itu juga membagikan

sejumlah amplop berisi sejumlah uang kepada fakir miskin, yang dibagikan secara

bertahap selama sepuluh hari terakhir. Agar amal sedekah dan infaknya bisa

bertepatan dengan turunnya malam lailatul qadar.

Sedang kegiatan literasi spiritual lebih banyak difokuskan di mushallah yang ada disebelah kedai, seperti shalat jamaah lima waktu, shalat tarawih, tadarus qur’an, kajian keislaman menjelang berbuka dan kultum bakda shalat jamaah subuh. Dengan tema yang dapat meningkatkan kualitas ibadah di bulan ramadan.

Setiap malam jam 02.30, di mushallah juga diadakan shalat tahajud, tasbih, dan shalat hajat bersama. Sehabis shalat, anak-anak remaja dan pemuda membangunkan warga dengan menyusuri jalan sesekali berteriak, sahuuuur, sahuuur, sambil membunyikan alat musik khas berupa kenthongan dan galon tempat air minum.

Akhirnya, semoga rangkaian amal ibadah kita di bulan Ramadan diterima oleh Allah SWT.

Salam literasi

Wisma Berkah , Jombang,10 April 2021

*) Khusrur Rony Djufry, lahir di Jombang 16 November , Alumni PP. Babrul Ulum Tambak Beras Jombang. Alumni IAIN Sunan Ampel Malang lulus tahun 1991, Pengasuh di Yayasan Babul Ulum Gumulan Kesamben Jombang. Menulis artikel di berbagai media massa lokal maupun nasional, koran, dan majalah, termasuk majalah MPA Kemenag Jatim. Tinggal di desa Gumulan, Kesamben,Jombang. Bersama istrinya. Hj. Umi Maslicha, dan 2 putrinya, yaitu Nicha Minanda Zulva Salsabila dan Nicha Qotrunnada Halwa Zahirah. Nomor WA. **(censored)**, email, **(censored)**

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post