Rindu Di Keheningan Malam Ramadan
Puisi Ke-55
Rindu di Keheningan Malam Ramadan (1)
(Tagur hari ke-172)
Oleh. Khusrur Rony Djufry
Di keheningan malam Ramadan yang sunyi
Udara dingin menelusup pori-pori
Hanya berteman gemericik air hujan
Aku dalam kesendirian
Merindukan kekasih sejati
*****
Ditemani gemericik air hujan
Ku duduk bersimpuh dengan ribuan istighfar
Ku ketuk pintu tabir-Mu dengan bertasbih
Bertahmid dan bertakbir
Asa tersingkap hijab-Mu
*****
Wahai Dzat yang Maha Pengasih
Ku bersujud kepadaMu
Tuk mencari butiran iman yang memudar
Menggapai secercah asa yang membusa
Agar kembali bersinar bercahaya
*****
Ku bersandar dalam pelukan kasih-MU
Luapan emosi jiwa, takut, rindu tumpah ruah
Butiran-butiran air mata me mbasahi sajadah
Ku pasrahkan segenap jiwa raga
Hanya ridhamu yang kupinta
*****
Wismah Berkah, 29/4/2021
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan