Khusrur Rony

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

Menggapai Lailatul Qadar

Kedai Kopi Literasi ke-31

Menggapai Lailatul Qadar

( Tagur hari ke-176 )

Oleh. Khusrur Rony Djufry

Sudah satu minggu lebih tidak turun hujan. Udaranya cukup panas, Cuacanya cerah, langit bersih tak ada awan. Rembulannya bersinar terang meskipun sinarnya tak seterang saat bulan purnama. Sedang jama’ah shalat tarawih di mushala Al Barokah, alhamdulillah masih banyak. Semoga tetap semangat hingga akhir Ramadan.

Seusai jama’ah shalat tarawih Kang Dul Ngadi, Kang Karim, dan Kang Brahim, serta Kang Paijan tidak pulang ke rumah, tapi langsung bersama-sama menuju Kedai kopi Cak Ifin. Di samping untuk menikmati jajan gorengan dan ngopi, yang jelas mereka juga ingin dapat tambah ilmu dan wawasan.

Setelah Cak Ifin membuatkan kopi mereka. Kemudia datang rombongan Kang Majid, Kang Rohib, dan Kang Paidi datang bersamaan.

Setelah itu beberapa menit kemudian hadir juga rombongan Cak Zain, Cak Udin, dan Cak Lan, serta Cak Nur dari desa sebelah. Yang mana mereka sudah masuk menjadi anggota jamaah diskusi

“Dulur-dulur, Kemarin sudah dijelaskan, ketika bulan Ramadan memasuki sepuluh hari yang terakhir, Rasulullah Saw menyuruh para sahabat dan keluarganya, untuk mencari Lailatul Qodar, karena besar sekali keutamaan malam itu. ungkap Kang Brahim membuka obrolan diskusi malam itu.

“Benar Kang, demikian juga tentang amalan apa saja yang sebaiknya dikerjakan juga sudah dijelaskan. Hanya saja apakah ada pedoman yang menunjukkan kapan terjadinya “Lailatul Qadar.”” ujar Kang Karim, peternak sapi yang sukses..

Assalamu’alaikum,” Sapa Cak Ibnu Djufry. “Waalaikumussalam wr wb,” jawab mereka serentak tanpa dikomando. “ Cak Ifin, kopinya agak manis sedikit, sama tolong buatkan mie rebus rasa Soto saja, ” pesan Cak Ibnu Djufry, Karena saat buka tidak makan, hanyamakan tiga biji kurma, dan minum kolak saja.

“Baiklah dulur-dulur, tentang masalah kapan, tanggal berapa.tepatnya turunnya Lailatul Qadar tidak ada yang tahu. Wallahu a’lam bis shawwab. Hanya saja ada beberapa ulama, yang mempunyai pedoman untuk mengetahui kapan turunnya ”lailatul qadar.” ungkap Cak Ibnu Djufry.”

“:Misalnya menurut Imam Al-Ghazali dan juga ulama lainnya, sebagaimana disebut dalam I’anatut Thalibin juz 2, hal. 257, bahwa cara untuk mengetahui Lailatul Qadar bisa dilihat dari hari pertama dari bulan Ramadan:

1. Jika awalnya pada hari Ahad atau Rabu Lailatul Qadar jatuh pada malam ke-29

2. Jika awalnya jatuh pada hari Senin, Lailatul Qadar jatuh pada malam ke-21

3. Jika awalnya jatuh pada hari Selasa atau Jum'at maka Lailatul Qadar jatuh pada malam ke-27

4. Jika awalnya jatuh pada hari Kamis, Lailatul Qadar jatuh pada malam ke-25

5. Jika awalnya jatuh pada hari Sabtu maka Lailatul Qadar jatuh pada malamke-23. “jelasnya

“Menurut Syekh Abul Hasan As-Syadzili, bahwa pedoman tersebut tidak pernah meleset, semenjak ia menginjak usia dewasa. Dan Kaidah ini sesuai dengan keterangan dalam Hasyiah al-Jamal, hal. 480:" jelasnya.

"Jika kita mengikuti kaidah ini, Oleh karena awalnya bulan Ramadan tahun ini 1442 Hijriyah atau tahun 2021 masehi, mulai pada hari Selasa, maka malam Lailatul Qadar jatuh pada malam ke-27,", tegasnya..

Sedang dalam kitab Hasyiah al-Bajury dalam juz pertama halaman 304, mencantumkan kaidah lain:

1. Jika awal puasanya Jumat maka pada malam ke-29; jika awal puasanya hari Sabtu maka pada malam ke-21;

2. Jika awal puasanya Ahad maka pada malam ke-27;

3. Jika awal puasanya pada Senin maka pada malam ke-29;

4. Jika awal puasannya Selasa maka pada malam ke-25;

5. Jika awal puasanya Rabu maka pada malam ke-27;

6. Jika awal puasannya Kamis maka pada sepuluh akhir malam-malam ganjil

Jika kita mengikuti kaidah ini, Oleh karena awalnya bulan Ramadan tahun ini 1442 Hijriyah atau tahun 2021 masehi jatuh pada hari Selasa, maka malam Lailatul Qadar jatuh pada malam ke-27,.” Jelasnya, kemudian menyeruput kopi.

“Nah, jika kita mengikuti kaidah ini, maka malam Lailatul Qadar pada 1442 Hijriah atau 2021 masehi Ini sya Allah jatuh pada malam ke- 25. Ini karena awal puasanya jatuh hari Selasa..” tegasnya.

” Lailatul qadar artinya suatu malam yang nilainya lebih baik dari 1000 bulan, 1000 bulan sama dengan 83, 4 bulan. Usia umat Nabi Muhammad Saw rata-rata jauh lebih pendek jika dibanding dengan usia umat nabi-nabi sebelumnya, namun Allah Swt memberi nilai keberkahan dan keistimewaan pada umat nabi Muhammad Saw dengan adanya ’Lailatul Qodar’.” jelasnya

Dari sini, Orang yang mendapatkan lailatul qadar dapat diilustrasikan dan kita renungkan, misalkan orang itu meninggal pada usia 60 tahun, dalam masa hidupnya melakukan amal ibadah dan kebajikan lainnya bertepatan dengan turunnya ’Lailatul Qodar’ hanya selama 5 kali saja, maka nilai pahala orang tersebut lebih baik dari ibadah selama kurang lebih 417 tahun. Yakni 5 x 83, 4 bulan = 417 tahun. Nah kalau mendapatkan lailatul qadar 10 kali nilai pahalanya kurang lebih sama dengan beribadah 834 tahun. Subhaanallah!. Cak Ibnu Djufry mengilustrasikannya.

Menurut Sayyid Muhammad Alwi Al Maliki Al Hasani, ’Lebih tingginya derajat umat Muhammad Saw dari umat lainnya ialah karena kesempatannya memperoleh pahala ’lailatul Qodar’.

Karena sudah jam 22.35 wib, waktunya rehat dulu. Karena tema yang dibahas belum tuntas, dilanjut pada pertemuan selanjutnya..” Mari dihabiskan dulu kopinya. Jangan lupa shalat tahajud dan jamaah shalat subuh. “ Assalamu’alaikum.” Cak Ibnu Djufry pamit pulang. Waalaikumussalam wr wb. Jawab mereka. Mereka semua pun menyusul pulang.

Sumber:**(censored)**

SumberGambar:**(censored)**;sxsrf=ALeKk03qej3C7SzM6_DzSTPAUHvNivMRlw:1620057376276&source=univ&tbm=isch&q=Gambar+lailatul+qadar&

Wisma Berkah, Jombang, 3 /5/2021

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post