tantagan(65) COVID 19 DATANG MEMAKSA GURU BELAJAR TEKNOLOGI (3)
Webinar IX yang berlangsug Senin (17/8/2020) sungguh membuat saya harus terus belajar. Kala tepat di Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI ke-75, MediaGuru Indonesia mengadakan webinar dan lauching buku Jurus Belajar Daring Antigaring melalui zoom dan youtube.
Narasumber ke-2 adalah Bu Ririn Wijayanti, guru SDn Rangkah 1 Surabaya. Bu Ririn memaparkan tentang Game Edukasi Berbasis Life Skill, Solusi Daring Antigaring.
Life skill yang dimaksud adalah kecakapan hidup siswa yang dapat bermanfaat bagi dirinya kelak di kemudian hari. Pembelajaran bukan hanya menjelaskan materi saja tetapi bagaimana penerapan mata pelajaran tersebut dalam kehidupan sehari-hari.
Terdapat 4 kecakapan hidup yakni kecakapan personal, kecakapan sosial, kecakapan akademik, dan kecakapan hidup bekerja. Misalnya mencuci piring sendiri merupakan kecakapan personal. Sebagai contoh kecakapan sosial adalah membuat kartu ucapan permohonan maaf saat lebaran dan membuat video vlog. Kecakapan ini berkaitan dengan penggunaan bahasa tulis dan lisan. Kecakapan akademik berkaitan dengan materi pembelajaran misalnya siswa diajak untuk mengamati zat tuggal dan zat campuran melalui es teh atau teh hangat yang ia buat. Kebetulan saat itu bertepatan dengan bulan Ramadan. Dalam kecakapan hidup bekerja, sebagai contoh, siswa diajak membuat masker. Mereka belajar menggunakan jarum, gunting, lem, dan lain-lain.
Kegiatan life skill yang dilakukan siswa dapat digunakan sebagai bahan membuat game edukatif, misalnya pada aplikasi quiziz, nearpod, dan kahoot. Siswa akan senang bila membuat sendiri permainannya.
Langkah pembelajarannya adalah siswa mengamati video kegiatan. Kemudian siswa mengerjakan tugas life skill. Setelah itu, siswa melaporkan kegiatan melalui google form atau grup wa. Lalu, mereka mengerjakan tugas game edukatif. Pada kegiatan terakhir, guru mengevaluasi tugas game edukatif.
Hasil pembelajaran ini adalah siswa lebih aktif , kreatif, dan kompetitif. Pembelajaran menyenangkan menumbuhkan karakter siswa dan daya serap mereka meningkat.
“Dampak dari pembelajaran ini adalah permainan atau game dapat dikreasikan dengan karya sendiri. Pembeajaran yang berlangsung bersifat kontekstual dan terintegrasi pada semua mata pelajaran,” kata Bu Ririn mengakhiri penjelasannya.
Rumahku, 19 Agustus 2020




Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
