tantangan(63) COVID 19 DATANG MEMAKSA GURU BELAJAR TEKNOLOGI (1)
Webinar IX yang berlangsug hari ini (17/8/2020) sungguh membuat saya harus terus belajar. Kala tepat di Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI ke-75, MediaGuru Indonesia mengadakan webinar dan lauching buku Jurus Belajar Daring Antigaring melalui zoom dan youtube.
Pemandu webinar kali ini adalah adalah Ibu Nuraini. Webinar ini dihadiri 123 gurusianer pemenang naskah tulisan yang bertema “Belajar Daring Antigaring”.
Pak Ihsan sebagai CEO MediaGuru memberi pengantar dan sekaligus membuka acara. Beliau mengatakan bahwa selain membangkitkan semangat guru untuk menulis, guru perlu dibekali teknologi. Awal tahun tepatnya Januari 2020, MediaGuru menggandeng Indosat dengan mengadakan lomba menulis tentag pendidikan dan internet. Tidak dinyana, setelah itu, terjadi wabah covid 19 sehingga semakin penting membekali guru dengan teknologi dan internet.
Sebenarnya, awal tahun 2000-an terdapat pelatihan pada para guru tentang bagaimana menggunakan IT. Saat itu sebagian besar guru tidak biasa menggunakan laptop atau smartphone. Namun sekarang, guru sudah terbiasa menggunakannya dan memanfaatkannya dalam pembelajaran yang dia lakukan.
Anis Baswedan, saat menjadi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, pernah mengatakan bahwa sekarang ini, siswa hidup pada abad ke-21, guru masih berorientasi pembelajaran abad ke-20, dan sekolahnya masih suasana abad ke-19.
Anak-anak sekarang, sangat lihai menggunakan teknologi seperti smartphone sehingga ketika pembelajaran dilakukan dengan memanfaatkan teknologi, mereka sudah terbiasa. Karena itu, pembelajatan dengan menggunakan teknologi sangat tepat untuk saat ini.
Sekarang pun terjadi evolusi dalam bidang pendidikan. Kalau dulu saat kita sekolah atau kuliah, materi diambil dari buku teks. Namun, kini, siswa atau mahasiswa bisa belajar di mana saja dan kapan saja. Siswa dengan mudah mencari materi di youtube, e-book/digital , dan lain-lain sebelum materi disampaikan oleh guru. Mereka hanya konfimasi saja ketika guru menjelaskan materi yang telah mereka pelajari.
“Pembelajaran dengan teknologi mengatasi keterbatasan indra manusia. Visualisasi teknologi, lebih powerful dibanding guru memberi materi melalui ceramah. Dulu, apabila siswa tidak mengerti, maka guru akan mengulang-ulang materi yang disampaikan. Tetapi sekarang, siswa dapat mendalami materi dengan membuka lagi media yang berhubungan dengan materi yang disampaikan guru,” demikian pemaparan Pak Ihsan dengan power pointnya.
Dengan menggunakan teknologi, guru dapat menghemat waktu dan biaya. Ia bisa hanya membuat sekali dan dapat dipakai berkali-kali dalam kelas yang berbeda-beda.
Apabila kepala sekolah mengerti manfaat teknologi maka ada percepatan di sekolah tersebut dalam pembelajaran ataupun manajemen sekolah, disamping biaya lebih murah.
Tidak semua wali siswa melek teknologi. Mereka berasal dari latar belakang pekerjaan dan pendidikan yang berbeda. Dengan pembelajaran daring memanfaatkan teknologi, wali siswa juga ikut belajar ketika mendampingi anak.
Mau tidak mau guru harus menguasai dan menggunakan IT. Apapun alasannya, terpaksa atau dengan senang hati.
Gresik, 17 Agustus 2020

Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
