Laili Rusma

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
tantangan(64) COVID 19 DATANG MEMAKSA GURU BELAJAR TEKNOLOGI (2)

tantangan(64) COVID 19 DATANG MEMAKSA GURU BELAJAR TEKNOLOGI (2)

Webinar IX yang berlangsug Senin (17/8/2020) sungguh membuat saya harus terus belajar. Kala tepat di Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI ke-75, MediaGuru Indonesia mengadakan webinar dan lauching buku Jurus Belajar Daring Antigaring melalui zoom dan youtube.

Pemandu webinar adalah Ibu Nuraini dan Bu Sri. Webinar ini dihadiri 123 gurusianer pemenang naskah tulisan yang bertema “Belajar Daring Antigaring”.

Setelah Pak Ihsan, CEO MediaGuru memberi pengantar, narasumber pertama dalam webinar ini adalah Bu Cici Rahayu, guru matermatika SMP Kristen Petra 5 Surabaya. Bu Cici memaparkan tentang Belajar Darig AntiGaring dengan Flipped Classroom Berbasis Steam.

Model pembelajaran ini adalah kolaborasi beberapa guru. Bu Cici dan kawan-kawan memilih model ini karena meminimalkan jumlah pembelajaran langsung dan memaksimalkan waktu siswa dengan masalah. Pemanfaatan waktu agar mereka mandiri dalam belajar.

Steam (Science, technologi, engineering, art, mathematic) adalah model pembelajaran yang memadukan beberapa mata pelajaran. Bu Cici dan rekan-rekan mencetuskan ide membuat lampu tidur. Ada kosep ilmu pengetahuan/science, yakni siswa-siswa akan belajar tentang, listrik dinamis, berat jenis, rangkaian listrik. Siswa juga menerapkan teknologi dengan berinovasi bagaimana membuat lampu tidur dan modelnya. Ada kaitannya dengan engineering, yakni bagaimana kap lampu dan tiangnya bisa seimbang. Siswa juga bisa memberi sentuhan seni/art. Matematic merupakan bahasa yang menghubungkan semua itu. Siswa akan pandai menghutung bangun-bangun yang ada kaitannya dengan karya mereka.

Langkah-langkah pembelajarannya adalah, guru berkolaborasi, memilih Kompetensi dasar (KD) sesuai dengan proyek yang akan dibuat. Lalu, guru mempersiapkan materi , baik melalui video, ppt, atau pdf. Setelah itu terjadi diskusi antara guru dan siswa, siswa dengan siswa melalui zoom, video call dan aplikasi yang lain. Pemberian tugas setelah siswa benar-benar mengerti proyek apa yang akan mereka buat.

Ada 6 pelajaran yang berkobelasi, yakni bahasa Indonesia, bahasa Inggris, bahasa Jawa, prakarya, matematika, dan seni budaya. Penilaian diambil di tiap-tiap mata pelajaran. Dalam pelajaran bahasa Indonesia, penilain diambil dari tugas membuat laporan. Dalam bahasa Inggris, siswa membuat video cara membuat lampu tidur. Guru bahasa Jawa menugaskan siswa menulis huruf Jawa pada kap atau tiangnya. Dalam pelajaran prakarya/ elektro, siswa-siswa membuat susunan rangkaian listrik. Pada pelajaran Matematika, siswa diminta menentukan bagun ruang lengkung dan datar pada kap atau tiangnya. Dalam mata pelajaran seni budaya, siswa berlatih menghias lampu dan tiang.

“Ketika siswa-siswa belajar membuat lampu proyek ini mereka dapat membuat sebuah karya yang bernilai ekonomi. Anak-anak lebih inovatif, kreatif, komuikatif. Mereka lebih berkarakter seperti lebih disiplin, bertanggung jawab, dan dapat bekerja sama. Mereka juga lebih literat, mencari informasi dari berbagai media. Pembelajaran ini lebih efektif dan efiseien karena dalam satu tugas dapat mengambil nilai dalam beberapa mata pelajaran,” kata Bu Cici mengakhiri paparannya.

Gresik, 18 Agustus 2020

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post