tantangan(90) SILATURAHMI
Silaturahim dan silaturahmi sebenarnya dua kata yang memiliki perbedaan makna. Silaturahim adalah istilah untuk perbuatan baik kepada karib-kerabat yang memiliki hubungan nasab, atau kerabat karena hubungan pernikahan. Silaturahmi adalah hubungan lebih luas, yakni untuk sahabat atau teman. Apabila seorang keponakan berkunjung ke rumah bibinya, maka istilah yang tepat disebut silaturahim. Sedangkan seorang siswa berkunjung ke rumah gurunya, dinyatakan silaturahmi. Artikel ini akan membahas tentang silaturahmi karena maknanya lebih luas.
Meskipun masih berada pada masa pandemic covid-19, silaturahmi harus tetap terjalin. Entah membuat grup wa keluarga inti, keluarga besar, sahabat, teman, dan grup hobi yang sama. Seperti yang MediaGuru lakukan selama ini dengan membuat grup fb atau pun wa.
Dalam sebuah hadist Rasulullah bersabda
“Engkau menyembah Allah dan tidak menyekutukannya dengan sesuatu pun, mendirikan shalat, menunaikan zakat, dan menyambung silaturahmi”. (HR Bukhari).
Tidak jarang, dalam berkomunikasi, ada miskomunikasi antar sesama. Entah karena omongan atau perbuatan yang sering dilakukan tidak sengaja. Silaturahmilah solusinya. Berkunjung ke rumah orang yang memiliki masalah yang benar-benar penting untuk diselesaikan agar tidak ada kesalahpahaman dengan kita, adalah yang terbaik. Contohnya ke rumah tetangga, meskipun hanya sebentar karena masa pandemi.
Hikmah dan Keutamaan Silaturahmi
Pertama, merupakaan konsekuensi iman kepada Allah SWT
Silaturahmi merupakan tanda-tanda seseorang beriman kepada Allah SWT sebagaimana yang dijelaskan di dalam hadis yang diriwayatkan dari Abu Hurairah ra. Rasulullah bersabda,
“Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir maka hendaklah ia memuliakan tamunya, dan barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir maka hendaklah ia menyambung hubungan silaturahmi”.
Kedua, dipanjangkan umur dan diluaskan rezekinya
Apabila kita suka mengunjungi sanak saudaranya, serta menjalin silaturahmi, akan dipanjangkan umurnya diluaskan rezekinya.
Hal ini sebagaimana yang telah dijelaskan dalam hadis Rasulullah SAW yang berbunyi,
“Barangsiapa yang senang diluaskan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, maka hendaklah ia menyambung hubungan silaturahmi”.
Ketiga, penyebab masuk surga dan dijauhkan dari neraka
Hikmah dan keutamaan silaturahmi berikutnya adalah didekatkan dengan surga dan dijauhkan dari api neraka. Sebagaimana yang tertera di dalam hadis berikut ini,
“Engkau menyembah Allah SWT dan tidak menyekutukan sesuatu dengan-Nya, mendirikan shalat, menunaikan zakat, dan menyambung tali silaturahmi.” (HR Bukhari dan Muslim).
“Tidak akan masuk surga orang yang memutus hubungan kekerabatan” (HR Bukhari dan Muslim).
Keempat, silaturahmi adalah perintah Allah SWT
Menyambung tali silatrahmi merupakan salah satu hal yang diperintahkan oleh Allah SWT. Menjalin silaturahmi juga merupakan salah satu cara meningkatkan ketaatan kepada Allah SWT. Allah SWT pun berfirman,
“dan orang-orang yang menghubungkan apa-apa yang Allah perintahkan supaya dihubungkan, dan mereka takut kepada Rabbnya dan takut kepada hisab yang buruk”. (QS. Ar-Ra’d : 21).
Kelima, kita akan selalu terhubung dengan Allah SWT
Menyambung tali silaturahmi sama dengan menyambung hubungan dengan Allah SWT. Sebagaimana disebutkan di dalam hadis yang diriwayatkan dari Abu Hurairah ra, ia berkata sesungguhnya Rasulullah SAW bersabda:
“Sesungguhnya Allah SWT menciptakan makhluk, hingga apabila Dia selesai dari (menciptakan) mereka, rahim berdiri seraya berkata: ini adalah kedudukan orang yang berlindung dengan-Mu dari memutuskan. Dia berfirman: “Benar, apakah engkau ridha jika Aku menyambung orang yang menyambung engkau dan memutuskan orang yang emmutuskan engkau?” Ia menjawab: Iya. Dia berfirman: “Itulah untukmu”.
Keenam, menambah empati dan menjauhi sikap egois
Hikmah dan keutamaan silaturahmi lainnya adalah bisa menambah empati dan menjauhi sikap egois. Ya, saat sedang bersilaturahmi, kita belajar menghargai dan menghormati orang lain. Ketika mendengarkan cerita dan masalahnya dan hal-hal lainnya, empati kita terasah. Untuk itu, silaturahmi secara tidak langsung, kalau dijalankan secara konsisten akan membentuk empati dan menjauhi sikap egois.
Ketujuh, memperluas Persaudaraan
Selain itu, dengan bersilaturahmi kamu juga bisa saling mengenal dan memperluas persaudaraan. Awalnya hanya mengenal satu orang, kemudian akan banyak mengenal sahabat-sahabat atau saudara yang lainnya.
Seperti yang kita lakukan saat ini. Persaudaraan kita bertambah luas ketika menjadi gurusianer.
Semoga dalam keluarga besar MediaGuru Indonesia, senantiasa terjalin silaturahmi. Mudah-mudahan kita selalu nasihat-menasihati dalam kebaikan.
Referensi:
**(censored)**
**(censored)**
Rumahku, 13 September 2020
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
