Laili Rusma

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
tantangan(114) LITERASI DAN PERPUSTAKAAN SEKOLAH
wikipedia

tantangan(114) LITERASI DAN PERPUSTAKAAN SEKOLAH

Beberapa tahun ini, kata literasi menjadi istilah yang viral, khususnya dalam dunia pendidikan. Istilah literasi tidak bisa lepas dengan kata membaca, menulis, perpustakaan, guru, siswa, dan sekolah.

Dalam laman Repuplika co.id, literasi adalah keberaksaraan, yaitu kemampuan membaca dan menulis. Budaya literasi dimaksudkan untuk melakukan kebiasaan berpikir yang diikuti proses membaca menulis, yang pada akhirnya apa yang dilakukan dalam proses kegiatan tersebut menciptakan karya.

Dilansir dari wikipedia, istilah literasi dalam bahasa Latin disebut sebagai literatus, yang berarti orang yang belajar. Secara garis besar, literasi sendiri ialah istilah umum yang merujuk pada kemampuan dan keterampilan seseorang dalam membaca, menulis, berbicara, menghitung, juga memecahkan masalah di dalam kehidupan sehari-hari. Dengan kata lain, literasi tidak bisa dilepaskan dari kemampuan seseorang dalam berbahasa.

Sedangkan dalam Education Development Center (EDC), literasi adalah kemampuan individu untuk menggunakan potensi yang ia miliki (kemampuan tidak sebatas baca tulis saja). UNESCO juga turut memberikan pengertian literasi, yakni seperangkat keterampilan yang nyata, khususnya keterampilan kognitif seseorang dalam membaca dan menulis yang dipengaruhi oleh kompetensi di bidang akademik, konteks nasional, institusi, nilai-nilai budaya, dan pengalaman.

Sejak munculnya Gerakan Literasi Nasional tahun 2015 sampai hari ini, kegiatan literasi terutama membaca dan menulis makin menggelora terutama dalam dunia pendidikan. Guru-guru terus menulis, guru-guru sudah membuat buku baik solo maupun antologi. Begitu pula dengan siswa.

Bahkan, pada masa pandemi seperti saat ini, pembelajaran jarak jauh (PJJ), mengutamakan keterampilan tersebut, ditambah dengan keahlian siswa dalam memecahkan masalah. Ini semua bermanfaat untuk kehidupan siswa kelak kemudian hari.

Perpustakaan sebagai pusat kegiatan literasi di sekolah, turut andil dalam menggalakkan budaya literasi di sekolah. Semua pihak penyelenggara sekolah, harus jeli melihat situasi yang ada dan mengambil tindakan yang tepat untuk menyukseskan program literasi. Tiap sekolah memiliki trik dan tips yang berbeda dalam mewujudkannya.

Semoga gerakan literasi terus berkumandang dan bergelora dalam dunia pendidikan. Aamiin. Salam literasi.

Rumahku, 7 Oktober 2020

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post