tantangan(124) MAKAN SATU KALI SEHARI
Bu Rahmi memanggil 3 siswa ke sekolah. Mereka akan mengikuti lomba menulis esai secara daring. Bu Rahmi terpaksa memanggil mereka karena esai tersebut harus ditandatangani pembimbing dan Kepala Sekolah. Ketika mereka datang ke sekolah, harus tetap mematuhi prosedur kesehatan pada masa new normal, yakni memakai masker, selalu mencuci tangan , dan menjaga jarak. Tiga siswa itu adalah Rani, Primus, dan Nada. Bu Rahmi tidak pernah mengajar Rani. Namun, Rani sering menanyakan lomba tersebut kepada Bu Rahmi melalui wa. Bu Rahmi melihat keseriusan Rani. Primus adalah siswa yang rajin mengikuti lomba fotografi. Memang, wajahnya mirip Primus, artis ganteng yang pernah menjadi anggota DPR RI. Mungkin orangtuanya mengidolakan artis tersebut sehingga anaknya diberi nama yang sama. Nada, siswi yang berkaca mata, senang menulis cerpen. Selain karena berbakat, Bu Rahmi ingin memberi kesempatan pada Nada yang sebulan lalu ditinggal ayahnya ke rahmatullah.
Mereka pun masih harus menyempurnakan naskah esainya. Ada beberapa opini dan argumen yang harus ditambahkan. Apakah nanti mereka menang atau tidak, itu tidak masalah. Yang penting, Bu Rahmi sudah memberi kesempatan kepada siswanya untuk mengikuti lomba. Bu Rahmi senang ada siswanya yang tertarik dengan lomba tersebut dan berusaha untuk mengikutinya. Dari 5 kelas tempat Bu Rahmi mengajar, hanya 3 orang yang bersedia ikut. Biaya pendaftarannya juga berasal dari uang pribadi Bu Rahmi. “Mereka harus mendapatkan kesempatan,” demikian kata Bu Rahmi dalam hati.
Telah enam bulan lamanya mereka tidak bertemu dengan Bu Rahmi. Tiba-tiba saja, Bu Rahmi melihat Primus, terlihat kurus. “ Lho, Primus, kamu kok kurus sekarang?” tanya Bu Rahmi. Primus pun menjawab bahwa sekarang ia sering makan 1 kali sehari karena ayahnya kena PHK di masa pandemi ini.
Rumahku, 17 Oktober 2020
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
