Laili Rusma

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
tantangan(125) TINGGAL KLIK SAJA, KITA BISA MEMBACA BUKU YANG KITA SUKA

tantangan(125) TINGGAL KLIK SAJA, KITA BISA MEMBACA BUKU YANG KITA SUKA

Akhir tahun 2019, MediaGuru Indonesia mengadakan Temu Nasional Guru Penulis (TNGP) di Jakarta (sayang, saya tidak bisa ikut). Salah satu tempat yang menjadi lokasi pertemuan adalah Perpustakaan Nasional. Perpustakaan nasional adalah perpustakan tertinggi di dunia (126,3 meter) dengan 27 lantai, termasuk tiga lantai parkir bawah tanah.

Pada masa pandemi ini, salah satu layanan Perpustakaan Nasional yang sangat berguna bagi anggota perpustakaan adalah iPusnas. Ipusnas adalah aplikasi perpustakaan digital yang dilengkapi fitur-fitur media sosial. Kita dapat membaca buku secara online. Cukup daftarkan nama, email dan juga masukan password. Kita akan menjelajah Perpustakaan Nasional Indonesia di manapun kita berada.

Dikutip dari laman Tempo (16/6/2016), Kepala Perpustakaan Nasional RI, Muh Syarif Bando, mengatakan Indonesia membutuhkan akses literasi. Sebab, minat baca penduduk Indonesia hanya 0,001 persen dari penduduk Indonesia yang berjumlah 259,1 juta jiwa. “Dari data yang diperoleh Perpustakaan Nasional, satu buku dibaca oleh 12 orang. Jika angka ini dapat dicapai, Perpustakaan Nasional menawarkan upaya satu buku akan dibaca oleh 10 orang. Kami mengusulkan iPerpusnas, platform yang bisa diakses sistem android,” kata Pak Syarif saat berada di gedung DPR RI tahun 2016.

Seperti perpustakaan pada umumnya, kita harus mendaftar dulu. Sebelumnya, kita unduh dulu aplikasinya. Aplikasi Ipusnas dapat diunduh di Google Play. Ipusnas dilengkapi eReader untuk membaca ebook. Dengan fitur-fitur media sosial, kita bisa berinteraksi dengan pengguna yang lain. Kita bisa memberikan rekomendasi buku yang sedang dibaca, menyampaikan ulasan buku serta mendapatkan teman baru.

Ada empat menu yang memudahkan kita memakai aplikasi ini. Mulai dari kiri, ada kategori buku, kategori epustaka, beranda, kategori buku, dan aktifitas serta surat masuk.

Cara meminjam buku pun sangat mudah. Kita cari buku yang kita inginkan. Bisa juga menuliskan nama pengarangnya. Setelah ketemu, klik pinjam. Tunggu sebentar hingga buku selesai diunduh. Kita hanya boleh meminjam maksimal tiga buku dengan jangka waktu tiga hari. Jika kita lupa mengembalikan buku, sistem Ipusnas akan secara otomatis menarik buku yang sudah lewat jatuh tempo.

Stt jangan bilang-bilang. Saya baru tahu aplikasi ini, ya hari ini hehe. Informasi ini dapat dibagikan kepada saudara, teman, siswa, dan tetangga. Kalau ingin tahu lebih jauh, bisa buka beberapa petunjuk di youtube cara meminjam buku di iPusnas gratis.

Rumahku, 18 Oktober 2020

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post