tantangan(133) LILIN BUATAN SENDIRI
Pembelajaran daring memiliki kelebihan dan kekurangan. Kelebihannya adalah siswa belajar mandiri. Tugas yang diberikan guru pun merupakan tugas lifeskill, yakni tugas yang dapat diterapkan dalam kehdiupan sehari-hari.
Hari ini, Nana mendapatkan tugas membuat kerajinan tangan dengan bahan lunak dari Bu Hana, guru seni budaya. Bu Hana juga memberikan foto-foto hasil karya siswa tahun lalu. Mula-mula, Nana bingung apa yang akan ia buat. Namun, setelah berdiskusi dengan Mamanya, ia akan membuat lilin berwarna warni dari bahan lilin dan krayon.
Mula-mula, Nana mendidihkan lilin agar mendapat sumbu yang akan dia pasang di lilin yang baru. Nana juga menyiapkan gelas sebagai wadahnya. Setelah lilin mencair, Nana mengambil sumbu dan meletakkan ke tempat yang aman. Ia menyadari bahwa sumbu itu sangat kecil seperti karet gelang. Ia tidak mau sumbu itu hilang karena keteledorannya.
Setelah itu, Nana mendidihkan lilin tersebut dengan mencampurkannya dengan krayon. Nana memilih warna oranye. Setelah lilin mencair, Nana menuangkan lilin yang sudah cair tersebut ke dalam gelas. Tak lupa, sumbu yang tadi berasal dari lilin yang mencair, ia letakkan di tengah-tengah gelas sambil diapit oleh lidi tusuk sate agar tidak goyah. Setelah lilin membeku, Nana memasukkan lilin cair bewarna merah ke dalam gelas. Setelah membeku, Nana menuangkan lilin berwarna hitam ke dalam gelas.
Jadilah lilin berwarna oranye, merah, dan hitam. Mirip dengan bendera Jerman. Nana tak lupa mendokuentasikan kegiatannya dalam bentuk foto. Foto cara pembuatan dan asil kerajinan yang Nana buat, kemudian dikirim ke google classroom. Nana tidak ingin tugas yang ia kerjakan terlambat. Ia selalu menegrjakan tugas tersebut di awal waktu. Legalah Nana karena tugas yang ia kerjakan telah selesai.
"Wah, ini bendera mana? Kok bukan hitam kayak bendera Jerman. Ini kok jadi abu-abu ya?" canda Fadli, kakak Nana. Namun, cepat-cepat Fadli kembali berkomentar," Tak apa-apa, Dik, bagus kok. Mungkin bendera Jermannya sudah lama dipakai sehingga warna hitamnya telah pudar."
Fadli tidak mau adiknya kecewa dengan perkataannya. Ia tahu usaha keras Nana. Nana pun mengerjakan sendiri tanpa bantuan orang lain. Wah, adiknya sudah mulai mandiri nih. Fadli bersyukur karena saat mengerjakan perkejaan itu, tidak terdengar kata-kata Mas ... Mas .... sebagai tanda kalau adiknya meminta bantuan padanya.
Rumahku, 26 Oktober 2020
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
