Laili Rusma

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
tantangan(134) POHON MANGGA TELAH BERBUAH DUA BUAH
dok.pribadi

tantangan(134) POHON MANGGA TELAH BERBUAH DUA BUAH

Bapak Ibu Gurusianer, jangan tertawa, ya. Sejak kecil, saya ingin memiliki pohon mangga. Kalau melihat pohon mangga di sekitar rumah atau sekolah, saya berdecak kagum karena berbagai jenis mangga ada di sana. Coba bayangkan. Allah menciptakan satu buah namanya mangga tapi nama dan rasanya berbeda-beda. Ada mangga gadung, mangga lali jiwa, mangga arumanis, mangga manalagi, mangga apel, mangga golek, mangga madu, dan lain-lain.

Baru kali ini saya memiliki pohon mangga dan alhamdulillah, berbuah dua buah. Mungkin hal ini sesuatu yang biasa bagi Bapak Ibu Gurusianer yang memiliki pohon mangga. Tetapi bagi saya, ini merupakan salah satu anugerah yang terindah dalam hidup saya. Beberapa waktu lalu, suami memenuhi kegelisahan saya dengan menanam pohon mangga di depan rumah.

Salah satu kegembiraan saya ke rumah mertua di desa adalah memetik mangga dan mendapatkan satu kardus buah mangga, pada saat musim mangga, untuk dibawa pulang. Saat itu, almarhum Ibu mertua selalu mengingatkan suami untuk selalu membawa buah mangga di sekitar rumah. Ada 4 pohon mangga yang ada. Bahkan, kalau kami tidak ke sana, Bapak dan Ibu mertua akan ke rumah dan tidak lupa membawa oleh-oleh buah mangga. Oleh-oleh itu kami bagikan ke tetangga, teman, dan saudara.

Namun, kini, pohon mangga di rumah mertua tinggal satu. Itupun jarang berbuah. Makanya, saya mewanti-wanti suami untuk menanam pohon mangga di depan rumah.

Sebenarnya, suami tidak setuju karena akarnya akan merusak bagunan yang ada. Namun, alhamdulillah, pohonnya masih kecil tapi sudah berbuah meskipun hanya dua buah. Buah itu telah dipetik meskipun belum matang benar. Nanti akan kami peram hehehe.

Selamat berlibur bersama keluarga. Besok, 27 sampai 31 Oktober adalah long weekend. Semoga tetap sehat dan semangat. Salam literasi!

Rumahku, 27 Oktober 2020

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post