tantangan(140) PILIHAN DALAM HIDUP
Bu Rahmi teringat 25 tahun lalu saat ia wisuda. Menjadi sarjana merupakan suatu kebanggaan tersendiri. Namun, yang paling mengesankan sebelum menjadi sarjana adalah membuat skripsi. Saat itu Bu Rahmi bingung apa tema yang ingin ia tulis dalam skripsi.
Ada tiga bidang yang harus ia pilih yakni linguistik, sastra, atau filologi. Saat itu, Bu Rahmi berkuliah di jurusan bahasa Indonesia. Pernah ada temannya yang berkuliah di fakultas hukum bertanya, mengapa Bu Rahmi masuk ke jurusan bahasa, apakah tidak bosan belajar me-, ber-, dan imbuhan yang lainnya. Karena sama-sama masih kuliah semester 1, saat itu Bu Rahmi tidak bisa menjawab. Ia selalu terngiang-ngiang celetuk temannya itu, namun ia tidak sakit hati. Kalau sekarang bertemu, pasti akan ia paparkan mengapa ia masuk ke jurusan bahasa Indonesia.
Seorang dosen filologi menyarankan agar Bu Rahmi masuk ke bidang filologi. Bu Rahmi hanya ingat bahwa ia tidak pandai membaca huruf hanacaraka, bahasa Sansekerta, dan tak mahir dalam mempelajari naskah kuno. Apalagi bahasa Jawanya sangat payah. Ia tidak menurut perkataan dosen tersebut. Akhirnya, ia memilih jurusan sastra. Ternyata, di kemudian hari, temannya yang memilih jurusan filologi menjadi dosen atas rekomendasi dosen tersebut. Bu Rahmi lagi-lagi tidak menyesal. Keputusan yang diambil merupakan tanggung jawabnya. Sekarang, Bu Rahmi menjadi guru SD, mengajar siswa berbahasa Indonesia yang baik dan benar khususnya dalam situasi formal. Dalam menulis, Bu Rahmi sangat menganjurkan siswanya untuk menulis sesuai ejaan. Bu Rahmi menganggap bahwa, sejak kecil, seorang anak harus dibiasakan menulis dengan ejaan yang benar. Siswa Bu Rahmi pun menyukai pelaaran bahasa Indonesia karena Bu Rahmi mengajar diselingi dengan mendongeng. Bu Rahmi juga membiasakan siswanya untuk bercerita di depan kelas secara bergilir.
Rumahku, 2 November 2020
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
