tantangan(144) PENJUAL PIZZA DAN PENGENDARA MOBIL MEWAH
Entah mengapa, malam ini Bu Rahmi dibuat gregetan dengan paradoks yang ada di depan matanya. Kehidupan sepertinya tak adil. Namun, itu pandangan manusia. Bu Rahmi memetik hikmah dari kejadian yang baru saja terjadi.
Setelah sholat isya berjamaah di rumah, Bu Rahmi mengendarai sepeda motor untuk membeli telur di toko langganannya. Ia harus melewati Bundaran I love GKB. Di sana, ia menjumpai pemuda yang berdiri , menjajakan dagangan berupa pizza. Ternyata, menurut pengakuan pemuda itu, ia sudah di sana setelah maghrib. Rupanya, dagangan pemuda itu masih banyak. Bu Rahmi pun berkomentar, apa tidak capek berdiri terus. Penjual pizza pun mengatakan tak apa-apa, Bu, dengan wajah tetap cerita. Semoga cepat habis ya, kata Bu Rahmi.
Setelah membeli telur, Bu Rahmi pulang melewati sebuah restoran cepat saji yang mentereng. Sebuah mobil mewah yang dikendarai seorang pemuda, keluar dari parkir, menuju ke jalan raya begitu kencangnya dengan suara mesin yang menggelegar. Tulang parkir yang memberi petunjuk terkejut. Begitu pula dengan Bu Rahmi yang berada di dekat restoran itu. Tukang parkir terpana. Bu Rahmi pun kaget. Rasanya ia ingin menjewer telinga pemuda itu. Tiba-tiba, ia teringat pemuda penjula pizza tadi.
Gresik, 5 November 2020
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
