tantangan(154) BERPRASANGKA
Suatu sore, Pak Bagus bercerita pada istrinya mengenai Pak Hidayat, tetangganya.
“Bu, sudah lama kita tidak melihat Pak Hidayat ke mushola. Selain karena ada pandemi covid, Pak Hidayat berselisih dengan Pak Hadi,” kata Pak Bagus.
“Lho, ada apa?” kata Bu Bagus.
“Sudah lama Ayah tidak pergi ke mushola, to? Nah, baru tadi Ayah ke mushola. Lalu diajak berbincang-bincang oleh Pak Hadi. Gara-gara tanamannya yang dipindah sementara ke lokasi dekat rumah Pak Hidayat. Pak Hidayat merasa terganggu dan diungkapkan ke Pak Hadi langsung. Pak Hadi tidak terima. Terjadilah perdebatan. Akhirnya, Pak Hidayat tidak pernah kelihatan pergi ke mushola karena ada kejadian yang tidak mengenakkan antara Pak Hidayat dengan Pak Hadi.
Sebenarnya, Ayah ingin segera pamit kepada Pak Hadi, tak enak dengan perbincangan ini, namun, Ayah bingung mau bilang apa. Terpaksa ayah bilang akan pergi dengan Ibu. Pak Hidayat dan Pak Hadi keduanya adalah tetangga Ayah. Tak baik memihak salah satunya.
Bu Bagus mendengarkan dengan baik perkataan Pak Bagus. “Memang, hidup ini selalu saja ada miskomunikasi,” kata Bu Bagus. Bu Bagus pun tahu suaminya tak akan meneruskan cerita itu apalagi ke orang lain. Ini hanya berbincangan mereka berdua.
Minggu sore, Pak Bagus membersihkan mobilnya setelah siangnya, pulang dari luar kota.
“Assalamu alaikum wr wb. Pak Bagus, pripun kabarnya?”
Pak Bagus pun menoleh. Dilihatnya Pak Hidayat berjalan tertatih-tatih.
“Waalaikum salam. Wah, Pak Hidayat. Bagaimana kabarnya? Sudah lama tidak kelihatan,” kata Pak Bagus.
“Iya, Pak Bagus. Ini, kaki saya keseleo. Saya harus istirahat lama. Alhamdulillah. Hari ini sudah baikan. Ini, saya akan ke mushola.
Memang, Pak Hidayat adalah takmir mushola. Ia selalu lebih awal pergi ke mushola dan pulang belakangan.
Pak Bagus pun teringat desas desus yang kemarin ia dengar. Ternyata kabar angin itu salah besar. Pak Bagus pun beristighfar berkali-kali. Kejadian antara Pak Hidayat dan Pak Hadi itu hanya persepsi Pak Hadi saja. Mereka berdua mungkin ada salah pengertian sehingga terjadilah desas-desus yang tidak mengenakkan. Apabila mendengar suatu kabar angin, harus dicari kebenarannya sehingga tidak suudhon kepada orang lain. Sering manusia berprasangka buruk pada orang lain daripa berprasangka baik. Mudah-mudahan masalah pot itu dapat diselesaikan dengan baik antara Pak Hidayat dan Pak Hadi.
Rumahku, 15 November 2020
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan