tantangan(160) MASIH EGOIS
"Anak-anak, sebelum kita berdiskusi tentang materi hari ini. Saya akan menyapa kalian satu persatu," demikian Bu Rahmi menyapa siswanya melalui teams meeting. Ternyata, ia mendapati satu siswa yang tidak hadir. Sudah berkali-kali pelajaran berlangsung, siswa tersebut selalu tidak hadir. Bahkan, tugas banyak tidak dikumpulkan.
Ya, siswa tersebut bernama Hendra. Telah berkali-kali Bu Rahmi menghubungi melalui wa, namun tak ada respon. Bu Rahmi sebenarnya ingin menghubungi wali kelas, namun, ia urungkan karena Bu Rahmi ingin mengetahui lebih dulu, mengapa Hendra ini sering tidak hadir dalam kegiatan belajar mengajar, pelajaran Bu Rahmi. Akhirnya, Bu Rahmi berpesan kepada teman-temannya di grup untuk menghubungi Hendra, agar pergi ke sekolah, menemui Bu Rahmi namun tetap memerhatikan prosedur kesehatan.
Hendra pun datang ke kantor guru. Wajahnya lusuh dan kurus. Ini kali pertama Bu Rahmi bertemu dengan Hendra. Hendra menunduk lesu. Ia sekarang loper koran. Pagi-pagi harus bangun dan mengirim koran ke rumah-rumah langganan. Namun, pengiriman koran agak tersendat karena langganannya makin berkurang. Akhirnya ia bekerja di sebuah toko servis motor. Semua itu ia lakukan untuk menghidupi ibu dan adik-adiknya yang masih kecil. Hp hanya satu dan kerap dipakai adik-adiknya untuk daring sehingga hp sering tidak dibawanya. Ayahnya sudah meninggal beberapa tahun lalu. Ibunya tidak bisa bekerja lagi karena menderita stroke. Tak terasa air mata Bu Rahmi mengalir. Selama ini ia berprasangka buruk terhadap siswa ini. Ternyata Bu Rahmi merasa masih egois, banyak kejadian yang tak diketahuinya. Banyak kesedihan yang ada di sekitarnya, termasuk kehidupan siswa-siswinya. Bu Rahmi berjanji, kejadian ini akan ia sampaikan kepada wali kelas, guru BK, dan Waka kesiswaan.
Rumahku, 21 November 2020
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan