Laili Rusma

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
tantangan(167)  PAK DJAMALI MENGAJAR AGAMA BUKAN SEKADAR CERAMAH
https://www.google.com/url?sa=i&url=https%3A%2F%2Fhalloriau.com%2Fm%2Fread-108089-2018-11-28-peduli-pendidikan-agama-pemkab-meranti-bantu-kemenag-rp5-miliar.html&psig=AOvVaw1nnMc_YSJbjcq-Hzp4we4V&ust=1606663166646000&source=images&cd=vfe&ved=0CAMQjB1qFwoTCJjMuvnEpe0CFQAAAAAdAAAAABAV

tantangan(167) PAK DJAMALI MENGAJAR AGAMA BUKAN SEKADAR CERAMAH

Salah satu guru yang selau saya kenang adalah Pak Djamali. Tidak terlalu tinggi namun gesit. Beliau adalah salah satu guru agama di sekolah saya di salah satu SMPN di Surabaya. Memang, pelajaran agama adalah salah satu pelajaran yang saya senangi karena banyak praktik misalnya berwudlu, sholat, hafalan doa-doa, dan lain-lain. Terus terang, sejak SD sampai SMA, saya bersekolah di sekolah negeri sehingga saya sangat tertarik dengan pelajaran agama.

Salah satu kegiatan yang saya senangi saat itu adalah sholat Jumat berjamaah di halaman sekolah. Semua siswa muslim baik laki-laki maupun perempuan mengikutinya. Halaman sekolah diberi tenda dan dijadikan tempat sholat Jumat.

Suatu hari, teman-teman banyak yang kabur untuk menonton film Lupus di bioskop, yang saat itu sedang viral. Mereka menyelinap di balik pintu halaman depan yang sudah tertutup rapat. Pintar juga mereka hehe. Teman-teman banyak yang meminta saya untuk mengisi presensi. Saya pun manut saja. Mereka lolos dari hukuman karena tidak ikut sholat Jumat. Tidak ada guru yang mengetahui termasuk Pak Djamali dan tidak ada yang melapor. Termasuk saya hehe.

Saya sering diajak Pak Djamali untuk membacakan Al Quran apabila ada pertemuan guru. Kebetulan, ketika kelas 3 SD, saya pernah belajar Qiroah di Pak Ud, guru mengaji saya sampai hafal ayat yang dibaca. Beberapa pertemuan, saya selalu membaca surat itu-itu saja. Mungkin Pak Djamali maklum karena memang surat itu yang saya kuasai. Surat itu adalah As-Sajadah (QS 32), ayat 10- 16. Saya baru tahu artinya ketika sudah besar. Merinding membacanya. Ternyata, satu ayat ke-15 adalah ayat sajadah, disunnahkan kita sujud ketika membaca atau mendengarkannya.

Kegiatan lain yang masih saya ingat adalah kami sering berkunjung ke panti asuhan. Saya masih ingat kegiatan-kegiatan yang dilakukan di tempat tersebut. Suasana di panti asuhan di berberapa tempat membuat saya senang dan terharu.

Setelah besar, saya baru tahu kalau Pak Djamali berasal dari kota kelahiran saya, yakni Gresik. Beliau sudah almarhum. Tanpa sengaja, saya berjumpa dengan keponakan Pak Djamali yang menjadi istri teman sesama guru.

Semoga amal ibadah beliau diterima Allah SWT dan ditempatkan tempat terbaik di sisi-Nya. Aamiin.

Rumahku, 28 November 2020

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post