tantangan(183) HAPPY BIRTHDAY, DAD!
“Ma, aku mau memberikan ini pada Bapak,” kata Dila pada Mamanya.
“Ya, kasihkan saja. Tuh, Bapak ada di ruang tamu, baca koran,”kata Mama Dila pada anaknya.
“Tapi, aku malu, Ma,”kata Dila sambil senyum-senyum.
“Lho, kok sama Bapak malu, tuh berikan. Sebantar lagi Bapak berangkat kerja lho,” kata Mama lebih meyakinkan Dila.
Dila pun beranjak ke ruang tamu. Ia melihat Bapaknya sedang asyik membaca koran. Memang, Dila memanggil ayahnya dengan Bapak sedangkan ia memanggil ibunya dengan Mama. Bapak dan Mama. Terdengar aneh. Namun, sudah terdengar biasa di keluarga ini.
“Bapak. Selamat Ulang Tahun. Ini dari Dila untuk Bapak,” kata Dila pada Bapaknya.
“Aduh, terima kasih, ya, Nak. Wah, kartu ucapan. Biar Bapak baca keras-keras, ya,” kata Bapak Dila.
“Jangan! Aku malu,” kata Dila.
“OK. Bapak baca dalam hati saja, ya. O, ternyata berbahasa Inggris, to?” kata Bapak sambi membaca kartu ucapan Dila.
Mama Dila yang mendengar percakapan suami dan anaknya itu terkejut juga. Ia tidak menyangka, anak bungsunya menulis dengan bahasa Inggris.
“Udah Bapak baca, Nak. Waduh. Terima kasih, ya,” kata Bapak kepada Dila. Kartu ucapan itu adalah selembar buku gambar. Dalam kartu itu ada gambar seorang anak perempuan memeluk pinggang ayahnya.
Mama Dila penasaran dengan kartu ucapan itu. Ia pun menghampiri suaminya.
“Mana, tuh kartu ucapan Dila?” tanya Mama kepada Bapak Dila.
“Mama nggak boleh baca. Hanya Bapak aja yang boleh,” kata Dila.
“Oke kalau begitu,” kata Bapak sambil meletakkan kartu ucapan di atas lemari.
Saat pulang sekolah, Mama Dila membuka kamar utama. Kamar itu selalu dikunci saat ia dan suami tidak ada di rumah. Dila melihat kartu itu tergeletak di atas kasur. Mungkin ini disengaja oleh Bapak Dila agar istrinya melihat kartu ucapan itu. Kala itu Dila telah tidur siang di kamarnya.
Mama Dila pun membaca kartu itu perlahan,
Thank you for teaching me many things, even thought in away that is a bit harsh at the times, but I khow it was all done because you love me and want me to grow up to be a good girl. Always pay attention to me and scold me when I’am wrong. I hope you will be a better person, istiqomah in good things, and become one of the people who enter heaven, with me haha!
Happy Birthday Dad!
Dec 14, 2020
Mama Dila pun terharu. Ia tidak menyangka anak perempuannya menulis kata-kata yang begitu menyentuh. Entah sesuai grammar atau tidak, ia sudah berusaha. Mama Dila ingat beberapa hari lalu, anak perempuannya mengungkapkan sesuatu yang membuatnya trenyuh juga.
“Ma, nanti kalau sudah besar, aku ingin menjadi dosen atau guru bahasa Inggris atau Jepang. Jangan bilang sama Bapak dan Mas. Ini rahasia kita berdua,” kata Dila sambil mengerjap-ngerjapkan matanya.
Ah, Dila, kamu tumbuh menjadi anak perempuan yang tidak terduga. Pandemi ini membuat Dila lebih dewasa. Penilaian akhir semester pelajaran bahasa Inggris pun mendapat nilai sempurna, 100. Pekerjaan rumah Mama Dila lebih ringan karena Dila siap membantu mencuci piring dan menyapu rumah. Tiap sholat maghrib, Dila pun rutin mengaji tanpa disuruh. Semoga Dila menjadi anak yang sholihah dan ilmu yang ia dapatkan berguna bagi orang lain. Aamiin.
Rumahku, 14 Desember 2020
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
