(10) MATA ABI BERKACA-KACA
Abi namanya. Ia adalah salah satu pemain sepakbola yang menjadi andalan sekolah tempat Bu Rahmi mengajar. Ia sangat berbakat. Namun, ada yang membuat Bu Rahmi sedih. Abi sangat jarang mengikuti kegiatan belajar mengajar secara daring. Ia sering tidak presensi, mengumpulkan tugas dan tidak aktif di grup wa kelas. Bu Rahmi mencari tahu mengapa Abi bersikap demikian.
Suatu hari, Bu Rahmi menyuruh Abi untuk ke sekolah menemuinya. Bu Rahmi ingin mengetahui apakah yang telah terjadi pada Abi. Bu Rahmi sudah menunggu di ruang guru menanti kedatangan Abi. Bu Rahmi berharap Abi bersedia menemuninya karena kalau di telepon ataupun wa, kurang mantap.
Abi pun datang. Dengan berbalut jaket hitam dan rambut gondrong. Ia terlihat Abi semakin tirus. Anak seperti Abi tidak boleh dimarahi. Bu Rahmi mendengarkan dengan saksama apa yang menjadi keluhan Abi selama ini. Abi baru saja memiliki hp baru karena hp lama tidak dapat dipakai. Ia harus menabung dengan bekerja. Saat pembelajaran pun harus menumpang wifi tetangga. Ayah dan Ibunya jarang di rumah. Bu Rahmi hanya mengatakan kepada Abi, “ Bi, kamu sudah kelas 3. Masa depanmu masih jauh. Kalau ingin sukses harus belajar sungguh-sungguh. Ayo, semangat, Nak. Bersyukurlah kamu masih punya orangtua. Lihatlah di luar sana, banyak anak yang tak seberuntung kamu. Kita pu tak tahu umur orangtua kita. Saat inilah waktu yang tepat untuk berterima kasih pada orangtua dengan belajar sungguh-sungguh. Boleh bekerja tetapi belajar yang utama. Itu yang bisa kamu lakukan untuk Ibu dan Bapak. “Terlihat mata Abi berkaca-kaca.
Rumahku, 23 Januari 2021
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan