Laili Rusma

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
(204) COVID-19 MASIH MENJADI MOMOK YANG MENAKUTKAN
Perempatan Bunder, Gresik

(204) COVID-19 MASIH MENJADI MOMOK YANG MENAKUTKAN

Mendengar kabar malam ini bahwa salah satu teman satu kelas saat SMA, terkena Covid-19, tubuh ini lemas seketika. Sudah 2 orang teman SMA yang berpulang karena Covid-19. Mereka adalah teman-teman yang baik. Begitu pula dengan tetangga dan orang-orang di sekitar lingkungan kita.

Siapapun bisa terkena pandemi ini. Disadari atau tidak disadari. Kita tidak selamanya di rumah terus. Apalagi semester genap telah dimulai hari ini. Piket ataupun tidak, kita tetap ke sekolah meskipun masih Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Berinteraksi dengan siapa saja khususnya warga sekolah. Pergi ke sekolah juga membuat kita semangat karena dalam perjalanan menuju ke sekolah, kita terkena sinar matahari. Bahkan di sekolah, kita sempatkan untuk berjemur atau sekadar jalan-jalan mengitari sekolah.

Selain ke sekolah, kita pun berkomunikasi dengan siapa saja. Entah tetangga, sanak saudara, orang-orang di jalan, dan tempat-tempat yang kita singgahi. Untuk mencegah Covid-19 menyerang,, paling tidak siap dengan masker, sanitizer, dan menjaga jarak. Sebaiknya hindari berkerumun atau bercakap-cakap dengan jarak terlalu dekat. Kadang-kadang, orang yang kita ajak bicara lupa memakai masker. Kewajiban kita untuk menegurnya untuk menjaga kesehatan masing-masing.

Lebih baik menghabiskan waktu di rumah daripada ke luar rumah dengan keperluan yang tidak begitu penting. Apalagi pada musim hujan seperti sekarang ini. Meskipun sebagian masyarakat (termasuk saya), Covid-19 masih menjadi momok yang menakutkan. Namun, sebagian masyakakat lain, pandemi ini dianggap sepele. Mereka belum tahu atau tidak mau tahu tentang bahaya Covid-19 bagi diri sendiri dan orang lain. Tanpa masker, berkerumun, dan mengabaikan protokol kesehatan yang lain.

Vaksin Covid-19 yang datang ke Indonesia pun masih diragukan kemanjurannya. Belum ada kepastian kapan diberikan meskipun ada kabar dalam waktu dekat. Dalam Surya (3/1/2021) diberitakan bahwa vaksinasi Covid-19 di Indonesia dibutuhkan waktu 3,5 tahun terhadap seluruh penduduk Indonesia.

Ketua Tim Mitigasi Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI), Adib Khumaidi mengatakan,” Risiko penularan covid-19 saat ini berada di titik tertinggi. Rasio positif Covid-19 berada di angka 29,4%.”

Semoga kita terhindar dari Covid-19 dan pandemi ini cepat berakhir. Aamiin.

Gresik, 4 Januari 2021

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post