Laili Rusma

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
(3) INDONESIA BERDUKA, INDONESIA INTROPEKSI DIRI

(3) INDONESIA BERDUKA, INDONESIA INTROPEKSI DIRI

Awal tahun ini, Indonesia berduka. Musibah silih berganti sepertinya sambung menyambung menjadi satu.

Musibah banjir hampir di semua daerah. Misalnya di Gresik, kota saya. Beberapa daerah di Gresik Selatan terjadi banjir di kecamatan Balung Panggang, Benjeng, dan Cerme karena meluapnya Kali Lamong..

Menurut **(censored)** (8/1/2021), jalur pantura terendam banjir. Minimnya draenase menyebabkan Manyar dan sekitarnya banjir. Demikian pula daerah Diyorejo banjir karena meluapnya Sungai Brantas.

Duka pun masih menyelimuti ketika Pesawat Sriwijaya SJY 182 jatuh di sekitar Kepulauan Seribu. Pesawat tersebut mengalami kecelakaan ketika beberapa menit mengudara dari Bandar Interansional Soekarno Hatta menuju ke Pontianak, Kalimantan Barat (09/1/2021)

Yang membuat pilu adalah berita terbaru (16/01) banjir melanda Propinsi Kalimantan Selatan. Beberapa daerah terendam banjir sampai 3 meter. Di Sulawesi barat terjadi gempa hebat yang meluluhlantakkan bangunan yang ada dan menelan korban jiwa.

Kita pun tidak lupa dengan berita berpulangnya salah satu ulama besar di Indonesia, Syeh Ali Jaber. Beliau meninggal pada 14 Januari lalu.Pada Januari ini juga beberapa ulama wafat, yakni

1. Habib Ja’far bin Muhammad Al Kaff Kudus (1 Januari 2021)

2. KHR.Muhaimin Asnawi – PP Al Asnawi Magelang (1 Januari 2021)

3. KHR.Abdullah Nachrowi – PP Ash-Shogiri Bogor (2 Januari 2021)

4. KHR.Muhammad Najib Abdul Qodir Munawwir – PP Al Munawir Krapyak (4 Januari 2021)

5. Drs.M.Sai, M.HI – PP Nurul Yakin Malaka (5 Januari 2021)

6. KH.Muhammad Nuruddin A.Rahman – PP Al Hikam Bangkalan (9 Januari 2021)

7. Habib Abubakar bin Salim Al Hamid Bondowoso – (9Januari 2021)

8. KH.Zainuddin Badrus – PP Al Hikmah Kediri (10 Januari 2021)

9. KH.A. Yasin Asmuni – PP Hidyatut Thullab (11 Januari 2021)

10. Drs.H.Ibnu Hazen – LTMNU (12 Januari 2021)

11. Habib Ali bin Abdurrahman Assegaf, Jakarta (15 Januari 2021).

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menegaskan bahwa wafatnya ulama sebagai penerus beliau, sebagai musibah, mencabut ilmu di dunia, menjadi malapetaka bagi alam semesta. Rasulullah SAW. bersabda,

“Meninggalnya ulama adalah musibah yang tak tergantikan, dan sebuah kebocoran yang tak bisa ditambal. Wafatnya ulama laksana bintang yang padam. Meninggalnya satu suku lebih mudah bagi saya daripada meninggalnya satu orang ulama.” (HR. ath-Thabarani dalam Mu’jam al-Kabir dan al-Baihaqi dalam Syu’ab al-Iman dari Abu Darda).

Dengan wafatnya ulama, berarti Allah telah mulai mengangkat ilmu dari manusia. Rasulullah juga bersabda, “

“Sesungguhnya Allah Ta’ala tidak mengangkat ilmu dengan sekali cabutan dari para hamba-Nya, akan tetapi Allah mengangkat ilmu dengan mewafatkan para ulama. Ketika tidak tersisa lagi seorang ulama pun, manusia merujuk kepada orang-orang bodoh. Mereka bertanya, maka mereka (orang-orang bodoh) itu berfatwa tanpa ilmu. mereka sesat dan menyesatkan.“[HR. Bukhari]

Rasulullah bersabda pula,

“Zaman saling berdekatan, ilmu dihilangkan, berbagai fitnah bermunculan, kebakhilan dilemparkan (ke dalam hati), dan pembunuhan semakin banyak.[HR. Muslim]

Hari ini (16/01/2021) Gunung Semeru meletus dan memuntahkan awan panas sejauh 4,5 km. Ini pun harus menjadi kewaspadaan bagi kita bersama.

Kejadian-kejadian yang kita alami menjadikan diri kita untuk intropeksi diri. Innalillahi wainna ilaihi rojiun. Semoga musibah ini cepat berakhir. Begitu pula pandemi Covid-19. Bersama pemimpin negeri dan rakyat bersatu padu menolong korban bencana serta membangun negeri dengan hati yang bersih dan amanah. Semoga tumbuh generasi penerus ulama yang menjadi matahari menyinari negeri ini yang semakin redup.

Gresik, 16 Januari 2021

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post