(35) POHON PISANG
Sebenarnya, sudah lama Bu Bejo ingin memiliki pohon pisang. Dulu, saat masih tinggal di rumah kontrakan, Pak Bejo menanam pohon pisang di samping rumah. Kebetulan rumah itu berada di pinggir jalan sehingga lahan yang ada di tepi jalan dimanfaatkan untuk menanam tanaman yang bermanfaat untuk dapur seperti pohon pisang dan empon-empon. Empon-empon adalah rimpang yang digunakan sebagai ramuan tradisional seperti jahe, kunyit, lengkuas dan sebagainya.
Sekarang keluarganya sudah memiliki rumah sendiri. Pak Bejo dan Bu Bejo sangat bersyukur karena sudah tidak lagi mengontrak. Namun, rumah tersebut tidak memiliki lahan untuk ditanami pohon pisang . Padahal sejak menikah dengan Pak Bejo, Bu Bejo sangat gemar membuat brengkesan (pepesan) tahu, pindang, bandeng , ataupun lauk yang membutuhkan daun pisang. Lauk ini sangat disukai Pak Bejo. Kini Bu Bejo selalu membeli daun pisang ke pasar atau ke pedagang sayur keliling.
Akhirnya, Pak Bejo dan Bu Bejo sepakat untuk membeli tanah. Sebenarnya, mereka bisa meminjam uang di bank. Namun, mereka tidak berniat untuk melakukan hal tersebut karena takut tidak bisa mengembalikan uang yang telah dipinjam. Mereka lebih berhemat. Sampai 10 tahun lamanya mereka menabung. Uang pun terkumpul. Alhamdulillah, mereka dapat membeli sepetak tanah untuk ditanami pohon pisang dan tanaman lain.
Rumahku, 17 Februari 2021
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
