Laili Rusma

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
(41) PERESMIAN JURNAL WAHIDIN DAN PAMERAN BUKU
Peresmian Jurnal Wahidin di SMAN 1 Gresik

(41) PERESMIAN JURNAL WAHIDIN DAN PAMERAN BUKU

Gerakan Literasi terus didengungkan di dunia pendidikan. Salah satunya adalah peluncuran Jurnal Wahidin (23/02). Jurnal ini realisasi pelatihan yang diadakan oleh Cabang Dinas Wilayah Gresik Januari lalu. Jurnal ini terbit 3 bulan sekali.

Acara ini digagas oleh Puji Astuti, Kepala Dinas Kepala Dinas Pendidikan Cabang Provinsi Jawa Timur wilayah Kabupaten Gresik. “ Sebelum saya mengakhiri tugas saya di Gresik, saya ingin ide saya dan teman-teman, tahun 2017, dapat terwujud. Terima kasih kepada Pak Mustakim dan Pak Syaiful Khafid sebagai pembimbing sekaligus redaksi Jurnal Wahdin ini. Sudah ada 50 artikel yag siap,” kata Puji dalam sambutannya.

Suhartatik, Kepala Bidang GTK Dinas Pendidikan Jawa Timur mengapresiasi peluncuran jurnal ini. Bersama kepala sekolah dan pengawas se-Kabupaten Gresik, acara yang diadakan di aula SMAN 1 Gresik (Smansa) berlangsung meriah. Tari Damar Kurung oleh siswa Smansa menjadi penampil di pembuka acara.

“Saya senang dengan peluncuran Jurnal Wahidin ini. Wahid artinya satu. Din artinya agama. Jadi sangatlah tepat nama jurnal ini. Bu Puji sebagai Kepala Dinas telah berhasil berinovasi. Beliau sebagai pemimpin tetap berkreasi di akhir tugasnya,” kata Suhartatik.

Pada kesempatan ini, Suhartatik memotong tumpeng dan menggunting pita sebagai simbol launching jurnal Wahidin.

Kegiatan ini juga dimeriahkan dengan unjuk karya berupa buku guru dan siswa. SMAN 1 Manyar menampilkan Karak di pintu masuk Aula. Karak ini berupa sepeda motor besar dengan kursi dan buku-buku yang ditata sedemikian rupa.

“Nama karak diambil dari salah satu makanan Gresik. Karak singkatan dari perpustakaan bergerak. Kita yang mengunjungi tempat-tempat untuk memasyarakatkan gemar membaca,” ujar Bambang Tjahyo Purnomo, Kepala Perpustakaan SMAN 1 Manyar.

SMAN 1 Gresik menampilkan buku-buku karya siswa dan guru. Tiap tahun pelajaran, puluhan buku diterbitkan minimal satu kelas satu buku. Selain itu, pengurus perpustakaan juga memperagakan penanaman tanaman perdu dengan hidroponik.

SMAN 1 Kebomas menyuguhkan buku karya siswa dan guru. Tulisan guru dan siswa di koran dikumpulkan dalam sebuah buku. Selain itu terdapat buku kumpulan esai guru dan siswa. “Ketika studi kampus ke Malaysia dan Singapura, siswa membuat tulisan berupa esai. Guru juga. Esai-esai yang terkumpul dijadikan buku,” kata Dian Kartikowati, Kepala SMAN 1 Kebomas.

SMAN 1 Wringinanom juga tidak mau kalah. Kumpulan buku guru dan siswa serta majalah sekolah dijajar rapi. Meskipun jarak SMAN 1 Wringinamom cukup jauh dari SMAN 1 Gresik, namun tidak menyurutkan semangat para guru untuk menampilkan karya sekolah mereka.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post