Laili Rusma

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
(54) MEMASYARAKATKAN LITERASI DENGAN MEMBUAT TAMAN BACAAN DI TINGKAT RT

(54) MEMASYARAKATKAN LITERASI DENGAN MEMBUAT TAMAN BACAAN DI TINGKAT RT

MEMASYARAKATKAN LITERASI DENGAN MEMBUAT

TAMAN BACAAN DI TINGKAT RT

Oleh: Laili Rusmawaty,S.S.,M.Pd.

Guru SMAN 1 Kebomas, Gresik

National Institute for Literacy mendefinisikan literasi sebagai kemampuan individu untuk membaca, menulis, berbicara, menghitung dan memecahkan masalah pada tingkat keahlian yang diperlukan dalam pekerjaan, keluarga, dan masyarakat. Pengertian ini bersifat konstekstual, tergantung pada keterampilan yang dibutuhkan dalam lingkungan tertentu.

Literasi memiliki hubungan erat dengan pendidikan. Pendidikan adalah sarana penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan pendidikan, manusia dapat bekerja, meningkatkan ekonomi, dan berpartisipasi dalam lingkungan sosial.

Ada dua jalur menyukseskan program pendidikan yang berkaitan dengan literasi, yakni pendidikan formal dan nonformal. Jalur nonformal berkaitan dengan pemberdayaan masyarata sekitar. Menurut Syaiful Rahman, banyak sekali literasi masyarakat yang biasa dilakukan. Misalnya, membuat Taman Baca Masyarakat (TBM), membuat perkumpulan-perkumpulan yang rutin dilaksanakan seminggu sekali, membuat kajian rutinan di tengah masyarakat, dan menyelipkan diskusi ringan di arisan-arisan.

Senyampang hal itu, RT 05 RW 06 Kelurahan Randuagung, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, telah lama mengadakan kegiatan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK).

Sebelum adanya pandemi, kegiatan arisan PKK RT 05 RW 01 diadakan rutin sebulan sekali tanggal 10 minggu pertama dan aktivitas lain seperti posyandu, yasinan, peringatan hari besar agama, bank sampah, lomba adminitrasi, dan sebagainya. Kegiatan-kegiatan tersebut juga tidak dapat dipisahkan dengan aktivitas PKK tingkat RW, kelurahan sampai kabupaten.

Sejak pandemi covid-19, kegiatan PKK RT 05 RW 06 tidak sepadat dulu. Kami bertemu tiap tiga bulan sekali. Beberapa pengurus bertemu tanpa ada menyanyikan lagu Mars PKK, pembacaan notulen, laporan masing-masing seksi, simpan pinjam syariah, penyuluhan, dan berseragam hijau. Kami berkumpul untuk menyerahkan laporan masing-masing seksi dan membicarakan informasi yang didapat dari PKK RW, kelurahan, atau kabupaten untuk disampaikan pada para anggotanya melalui grup whatapp.

Pada pertemuan pertama, September 2020, terdapat wacana membuat TBM untuk warga. Ide ini muncul karena banyak keluhan Ibu-ibu melihat anak atau cucunya sibuk bermain gawai di luar pembelajaran daring dan rendahnya minat membaca buku.

Ide ini pun bergulir sampai November 2020. Kami pun berdiskusi. Namun karena kesibukan masing-masing sehingga ide itu belum terwujud.

Akhirnya, Februari 2021 saya berinisiatif mengumpulkan buku, komik dan majalah anak-anak. Saya wapri Bu Mashuda dan Bu Hera tentang TBM ini. Kami bertiga pernah berdiskusi tentang TBM ini November 2020 lalu.

Kami sepakat aktivitas TBM mulai Maret dengan membuat sudut baca kecil-kecilan. Ada 2 pilihan lokasi, di balai RT atau pos satpam. Kami pun memilih pos satpam karena tidak jauh dari rumah. TBM dibuka Minggu sore pukul 16.00 – 17.30 tiap 2 minggu sekali.

Program ini masih embrio. Kami akan berdiskusi dengan pengurus lain pada pertemuan PKK mendatang. Kami pun membuat proposal untuk mendapat izin dari Ketua RT agar kegiatan ini legal. Sarana dan prasarana harus disiapkan meskipun sederhana. Walaupun pada awal Maret ini hanya menggelar buku-buku di depan pos satpam, beberapa anak tertarik untuk membacanya.

Rencananya, TBM itu bukan hanya tempat anak-anak membaca, tetapi mereka juga bisa bercerita, menulis pokok cerita, membuat prakarya atau pemecahan masalah belajar. Kami juga akan melibatkan ibu-ibu warga kami untuk mendampingi anak-anak jika ke TBM. Mereka juga dapat membaca majalah atau buku masakan, bercocok tanam, dan lain-lain.

Kami pun akan mengumpulkan boneka untuk kegiatan mendongeng bersama. Yang terpenting, TBM kecil-kecilan ini menjadi tempat yang menyenangkan bagi warga terutama anak-anak. Kegiatan ini dapat meningkatkan keterampilan berbahasa (mendengarkan, berbicara, membaca,dan menulis) yang bermanfaat bagi masa depan mereka. Diperlukan tim yang solid, program yang jelas dan dukungan seluruh warga.

Gresik, 8 Maret 2021

Tentang penulis

Laili Rusmawaty bekerja sebagai guru bahasa Indonesia dan Kepala Perpustakaan di SMAN 1 Kebomas Gresik. Ia menimba ilmu di Universitas Airlangga progran studi Bahasa dan Sastra Indonesia (1995) dan melanjutkan kuliah S2 di Universitas Muhammadiyah Surabaya program studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (2014). Ia suka tantangan terutama dalam kegiatan literasi.

Buku-buku karya Laili dengan penerbit CV Pustaka MediaGuru

Antologi

62 Guru Peneliti Terbaik. 2019. Dari Film Pendek Hingga Pandai Sikek: 62 Best Practice Pembelajaran Paling Dicari di Indonesia. Surabaya: CV Pustaka Media Guru

73 Fesbuker Media Guru Indonesia. 2019. Ramadhan Bersama Anak Kisah Inspiratif Keluarga Indonesia Mengarungi Bulan Suci. Surabaya: CV Pustaka Media Guru

75 Pelestari Budaya Bangsa. 2020. Permainan Tradisional Membentuk Karakter Generasi Emas Indonesia. Surabaya: CV Pustaka Media Guru

38 Gurusianer MediaGuru. 2020. Bersama Merajut Pelangi. Surabaya: CV Pustaka Media Guru

123 Gurusianer Mediaguru. 2020. Satu Derap Seribu Giat Guru Penggerak Menjawab. Surabaya: CV Pustaka Media Guru

123 Gurusianer Mediaguru. 2020. Pejuang Literasi. Surabaya: CV Pustaka Media Guru

123 Gurusianer Mediaguru. 2020. Literasi Keluarga. Surabaya: CV Pustaka Media Guru

Solo

Rusmawaty, Laili. 2020. Berteman dengan Semut (Kumpulan Cerita Pendek Anak). Surabaya: CV Pustaka Media Guru

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post