(65) MENDADAK PERUT MEMBUNCIT
Pagi ini, di sekolah Bu Rahmi terdapat kegiatan senam pagi dan dilanjutkan dengan rapat koperasi sekolah. Suasana begitu meriah. Sudah hampir 1 tahun ini tidak ada kegiatan olah raga untuk guru-guru di sekolah. Setelah senam pagi, guru-guru menyantap kolak kacang hijau dan kupadan polo pendem. Dimakan ramai-ramai namun tetap mematuhi protokol kesehatan.
Saat rapat, guru-guru sudah siap memakai baju batik. Tak layak kalau mereka tetap memakai pakaian olahraga. Apalagi ada tamu undangan dari luar sekolah. Rapat berlangsung gayeng karena laporan pertanggugjawaban pengurus sangat baik. Dua hari lalu, Bu Rahmi dan teman-teman telah mendapatkan berkas laporan untuk dipelajari. Koperasi sekolah yang berjalan baik menjadi suatu prestasi tersendiri bagi Bu Rahmi dan teman-teman. Salut untuk para pengurus yang amanah.
Tak disangka, beberapa guru muda dan yang pada saat pandemi melangsungkan pernikahan sedang hamil. Ini menjadi suprise buat Bu Rahmi dan teman-teman. Mereka sudah jarang berjumpa. Mereka datang ke sekolah berdasarkan piket. Bapak-bapak guru muda pun juga akan mendapatkan anak. Wah, sudah kebahagaiaan tersendiri bagi keluarga besar sekolah Bu Rahmi. Bu Rahmi pun senang melihat teman-temannya yang perutnya makin membuncit. Ia teringat pada masa hamil dulu. Wah, menanti buah hati yang ditunggu-tunggu membuat hati tak karuan. Bu Rahmi mendoakan semoga kelahiran berjalan lancar.
Rumahku, 19 MAret 2021
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
