Laili Rusma

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
(71) MEMANEN PISANG AGUNG
Pisang agung

(71) MEMANEN PISANG AGUNG

Beberapa bulan lalu, saya berkunjung ke rumah salah satu teman guru, yang lokasinya dekat dengan sekolah. Di samping rumah, ada tanah luas yang ditanami dengan pisang, sereh, mangga, dan lain-lain. Saya takjub dengan pekarangan samping rumahnya. Di pusat kota Gresik, jarang orang memiliki pekarangan luas apalagi di perumahan yang sudah padat penduduk.

Sejujurnya, saya menginginkan ada tanaman pisang di rumah. Tetapi, saya tidak punya lahan untuk menanamnya. Saya bertekad menanam pisang di pot karena saya senang membuat brengkesan atau pepes pindang.

Gayung pun bersambut. Tak disangka, teman saya tersebut memberi anakan pisang yang ditaruh di polibag. Bahkan, ia memberi dua tanaman. Waduh, saya tidak bisa berkata apa-apa selain mengucapkan terima kasih.

Setelah sampai di rumah, saya memberitahu suami tentang pisang tersebut. Suami keberatan untuk menanam pisang di pot. Akhirnya, ia memiliki inisiatif untuk ditanam di belakang rumah almarhum Ibu. Di sana ada pekarangan yang bisa ditanami pisang tersebut. Rumah Ibu dan rumah kami dalam satu kota.

Terus terang, saya tidak tahu nama pisang itu. Teryata pisang itu bernama pisang agung. Wah, baru tahu pisang itu besar dan panjang. Suami juga menanam pisang raja. Suami mendapatkan bibitnya di pinggir jalan saat seseorang memanen pisang di area persawahan. Ketika itu ia pulang dari kantor

"Kalau pisang raja, anak-anaknya tumbuh dengan subur dan banyak. Namun, pisang ini, anak-anaknya banyak yang mati, Bu," kata suami saat kami melihat pertumbuhan pisang tersebut.

Setelah browsing di internet, saya baru mengetahui bahwa pisang ini banyak ditanam daerah Lumajang. Nama lengkapnya pisang Agung Semeru Lumajang. Menurut laman **(censored)** (15/05/2021), peneliti di Ma Chung Research Center for Photosynthetic Pigments, Universitas Ma Chung, Malang, Jawa Timur, menemukan nutrisi provitamin A pada pisang Agung Semeru dari Kabupaten Lumajang lebih tinggi 40 hingga 90 kali lipat dibandingkan dengan pisang cavendish impor. Selain kaya provitamin A, pisang Agung Semeru juga kaya asam amino, asam organik, dan gula yang dibutuhkan tubuh sehat.

Alhamdulillah, hari ini pisang itu kami panen meskipun belum menguning. Panen kecil-kecilan hehe. Beberapa buahnya dimakan codot (kelelawar pemakan buah). Suami pun menebang pohon pisang yang telah berbuah tersebut agar tidak roboh ke rumah tetangga.

Pisang itu masih banyak getahnya. Minggu nanti akan kami bagikan ke tetangga sekitar rumah Ibu. Beberapa pisang yang tak layak diberikan ke tetangga, kami bawa pulang.

Rumahku, 25 Maret 2021

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post