(73) LUPA SARAPAN
Matahari sudah mulai meyapa dunia. Bu Rahmi harus segera menyiapkan sarapan untuk keluarganya. Tak terasa, waktu sudah menunjukkan pukul 06.30. Ia harus ke sekolah. Hari ini ia menjadi pengawas Evaluasi Hasil Belajar Berbasis Komputer dan Smartphone (EHB-BKS) kelas 12 Sub Rayon 02 Rayon 10. Ia pun lupa sarapan pagi karena tergesa-gesa.
Tiba di sekolah, ia langsung menuju ke ruang ujian. Hari ini, ia merasa ruang ujian sangat dingin. Tidak sedingin beberapa hari lalu ketika ia juga menjadi pengawas, namun di ruang lain. Perutnya pun berbunyi terus. Wah, ada yang salah dalam dirinya.
Setelah sesi 1 berakhir, ia makan kudapan yang diberikan oleh panitia. Namun, ia merasa ada keanehan. Kuenya tak enak seperti biasanya. Ia pun menghabiskan minum air putih satu gelas. Setelah merekrontruksi mengapa ia merasa tidak enak badan, barulah Bu Rahmi menyadari bahwa hari ini ia belum sarapan dan telat makan. Sampai di rumah, ia meminta bantuan anaknya untuk melumuri punggungnya dengan minyak kayu putih. Iapun minum air jahe hangat dan tak lupa makan meskipun masih terasa tidak enak. Tanda-tanda ini merupakan tanda bahwa ia masuk angin.
Rumahku, 27 Maret 2021
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
