(88) RUMAH BARU
Bu Heni adalah guru muda di salah satu sekolah swasta di Kota Santri. Ia dan kawan-kawannya mendapat tawaran mencicil rumah sederhana dari yayasan. Betapa gembiranya mereka. Memiliki rumah sendiri meskipun mencicil, menjadi dambaan Bu Heni selama ini.
Bu Heni menyampaikan kabar gembira tersebut kepada suami. Suami pun menyambut dengan tangan terbuka. Mereka sepakat untuk menyisihkan gaji mereka untuk membayar uang muka. Kebetulan, pengusaha perumahan adalah salah satu pendiri sekolah tempat Bu Heni mengajar. Pengusaha itu memberi keringanan bagi semua guru untuk mencicil rumah dengan uang muka terjangkau.
Bu Heni bersyukur karena ada keringanan tersebut. Selama ini ia dan suami ingin memiliki rumah sendiri tanpa merepotkan orangtua. Setelah rumah jadi dan mendapatkan kunci, Bu Heni dan suami sudah dapat menempati rumah tersebut. Tinggal mengangsur rumah tiap bulan selama 15 tahun. Alhamdulillah. Ucap syukur berkali-kali ia dan suami ucapkan. Mereka tahu bahwa saat ini sangat sulit untuk membeli rumah dengan harga murah namun kuat dan sarana prasarana lengkap seperti perumahan yang Bu Heni tempati saat ini.
Rumahku, 11 April 2021
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
