(108) ANEKDOT PENEMU KACA SPION
Bisa dibilang kalau orang Indonesia sangat cerdas dan kreatif. Ini terbukti dari tulisan ataupun unggahan video pendek yang tersebar di grup whatapp. Unggahan tersebut terkadang sarat akan plesetan, sindiran, bahkan kritikan yang membuat pembaca tersenyum bahkan tertawa ngakak.
Hari ini saya melihat status wa sepupu dari pihak Bapak. Ia selalu menggunggah tulisan-tulisan humor ataupun anekdot. Entah dari mana ia mendapatkan semua itu. Tidak disebutkan identitas dan sumber berasal. Mungkin dari grup wa yang sering membagi berita atau kisah-kisah tanpa sumber yang jelas. Ini cerita tentang penemu kaca spion.
Begini kisahnya.
Penemu kaca spion aslinya Prapto asal Dhiwek Jombang. Pada tahun 1908, Prapto bersama temannya bernama Yono (asli Nganjuk) sedang mengendarai mobil zaman dulu tanpa kaca spion menuju Mojokerto. Setiap hendak mendahului kendaraan atau berbelok, Prapto meminta Yono untuk menengok ke belakag dan Prapto selalu tanya sama Yono," sepi Yon? Sepi.. on?"
Sejak saat itulah kaca untuk melihat ke belakang pada mobil itu disingkat dan dinamakan "Spion". Coba kalau yang dibonceng namanya Ateng. Pasti jadinya," Sepiteng ... Sepiteng"
Ada-ada saja. Saya pun tertawa lagi saat menyalin anekdot tersebut. Saya penasaran. Siapa sesungguhnya penemu kaca spion tersebut?
Dilansir dari oto.detik.com, kaca spion berasal dari arena balap. Dikutip dari New York Times, sejarah kaca spion berawal dari ajang balap Indianapolis 500 yang digelar pada bulan Mei 1911. Kala itu seorang pebalap bernama Ray Harroun duduk di cockpit mobilnya seorang diri. Padahal saat itu 39 mobil lainnya memiliki dua orang di mobil. Satu orang sebagai pengemudi dan satu orang sebagai asisten yang bertugas melihat situasi di belakang untuk melaporkannya kepada pengemudi.
Apa yang dilakukan Harroun dianggap berbahaya oleh para pesaingnya. Sebab tanpa asisten yang mengintai situasi di belakang, berpotensi menimbulkan kecelakaan. Tapi tidak banyak yang tahu jika Harroun menyiasati ketiadaan asisten itu dengan sebuah kaca spion yang ia pasang di mobilnya.
Harroun memasang kaca berukuran 7 cm x 20 cm pada sebuah kotak darurat di atas dasbornya. Kaca spion ini pun diklaim menjadi yang pertama dipasang pada sebuah kendaraan bermotor.
Dengan tidak adanya asisten, Harroun mendapat keuntungan besar karena bobot pengendara berkurang drastis. Tapi di sisi lain Harroun tetap melakukan balap secara aman dengan memakai kaca spion tersebut. Ia pun memenangi balapan, dengan kecepatan maksimal rata-rata hingga 257 km/jam.
Tak lama setelah balapan itu, kaca spion mulai diterapkan di mobil penumpang. "Sejauh yang kami tahu Ray Harroun jadi yang pertama kali memasang kaca spion pada sebuah mobil," kata sejarawan Indianapolis Motor Speedway, Donald Davidson.
Ternyata, Harroun terinspirasi dari kereta kuda dan sebuah cermin. Ketika itu ia menjadi sopir di Chicago tahun 1904.
Kembai ke plesetan di atas. Plesetan penemu kaca spion yang dari Dhiwek, Jombang, dan penutup cerita tentang Ateng dan sepiteng membuat banyolan yang cerdas dan kreatif. Ada kata Dhiwek, Prapto dan Ateng yang sangat familier buat kita yang berusia 40 tahun ke atas. Dhiwek adalah kota yang terkenal karena di sana terlahir almarhum Asmuni. Prapto adalah pelawak dari Sumatera Selatan dan Ateng merupakan seorang pelawak tersohor yang sering berduet dengan Iskak. Kota Nganjuk pun spesial juga. Nama-nama kota seperti Nganjuk, Ngawi, dengan awalan nga hanya terdapat di Pulau Jawa tepatnya di Jawa Timur. Jangan-jangan, penulis anekdot ini adalah pelawak dari Nganjuk juga hehe.
Rumahku, 1 Mei 2021
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan