Laili Rusma

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

(113) BANGGA DENGAN BAHASA ASING

Anak muda sekarang memang kreatif. Di tengah pandemi dan bulan Ramadan ini, tak menyurutkan mereka untuk berinovasi membuat suatu yang laku dijual khususnya untuk kalangan mereka.

Sebagai contoh, di Gresik Kota Baru (GKB) bertebaran kedai kecil hasil tangan dingin anak muda. Mereka menjual makanan dan minuman yang sesuai kocek mereka, dan yang terpenting berbau kekinian atau modern.

Pembeli tinggal memilih apa yang mereka suka. Nama merk pun disesuaikan dengan kondisi psikologi remaja. Mulai Mikuy, Chincau Station, Oko Dante, dan lain-lain. Ke-inggris-inggrisan lebih keren..

Fenomena ini cukup menggembirakan. Namun, di sisi lain, pemakaian bahasa Indonrsia dianggap kurang menantang. Mereka lebih percaya diri dengan bahasa asing.

Memang, fenomena ini tak terelakkan. Namun, sebagai guru bahasa Indonesia, ada kekhawatiran bahwa penggunaan bahasa asing lambat laun akan mengaburkan identitas nasional. Salah satunya rasa bangga menggunakan bahasa Indonesia.

Rumahku, 6 Mei 2021

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post