(116) UJIAN HIDUP
Pak Yusron sudah lama tinggal sendirian. Namun, ua bersyukur karena salah satu anaknya, Eki, rumahnya berdekaran dengan rumah Pak Yusron. Tiap hari Eki dan istri berkunjung ke rumah Pak Yusron. Bahkan, untuk makan sehari-hari, Pak Yusron menyerahkan urusannya kepada istri Eki. Pak Yusron pun tak pernah rewel soal makanan yang dibuat oleh menantunya.
Istri Pak Yusron telah berpulang beberapa tahun lalu karena mengidap kanker dan gula darah. Pak Yusron dengan sabar merawat isyrinya sampai 7 tahun lamanya. Ia tak pernah mengeluh..Wajahnya selalu terlihat ceria. Merawat istri yang sedang sakit merupakan tanggung hawabnya.
Ramadan tahun ini adalah Ramadan yang terberat. Ia tidak dapat bertemu dengan anak-anaknya yang tinggal di luar pulau karena pandemi. Demikian juga dengan lebaran tahun lalu. Ia hanya bisa melihat wajah dan mendengar suara saat video call dengan mereka. Ia pun tak peduli dengan sakit kulit yang dideritanya akibat lanjut usia. Tiba-tiba ku mendengar Pak Yusron dibawa ke rumah sakit karena tida mau makan.
Rumahku, 9 Mei 2021
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan