Laili Rusma

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

(119) MALAM TAKBIRAN DI RUMAH SAKIT

Emoat hari menhelang Lebaran, keluarga Pak Djoko mudik ke Lamongan. Kota tempat Pak Djiko dan rumah orang tuanya masih satu wilayah regional, jadi maaih diperbolehkan. Seperti tahun-tahun sebelumnya, Pak Djoko mempersiapkan barang-barang untuk hari Hnya. Ia tahu bahwa orangtuanya sudah sepuh sehingga ia dan saudaranya membagi tugas apa saja yang harus dibawa. Memang, dua lebaran ini beebeda dari tajun-tahun sebelumnya. Keluarga Pak Djoko pun sepakat kalau tahun lslu tidaklah mudik. Biasanya, 2x ia pulang kampung, yakni menjelang hari H dan tepat di Hari Lebaran.

Tak disangjka, setelah mudik, tiba-tiba saja, si badan si bungsu panas dan muntah-muntah. Pak Djoko pun memberi obat untuk ansknya, yakni obat panas dan muntah. Alhamdulillaj, panas si bungsu turun. Namun, malam hari, panasnya naik lagi sampai hari ketiga. Melihat kondisi si bungsu, Pak Djoko dan istri membawa anaknya ke klinik terdekat. Sayangnya, laboratorium klinik iru tutup sehibgga tidak bisa mengecek kondisi darah si bungsu.

Rabu pagi, si bungsu tak mau maksn. Badannya pun panas lagi. Meligat kondisi ini, Pak Djoko membawa anaknya ke rumah sakit terdekat. Ternyata si bungsu harus rawat inap. Kemungkinan erkena demam berdarah. Untung Pak Djoko mempunyai kartu Askes. Terpksa, malam takbiran di rumah sakit.

Rumahku, 12 Mei 2021

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post