(143) BERINGIN TUMBUHAN MUNGIL
Ketika kita membayangkan pohon beringin, tergambar pohon yang tinggi dan besar dan banyak orang yang takut mendekatinya terutama di malam hari. Katanya angker. Wah, kalau memiliki kekuatan majis itu yang tidak saya percaya. Lha wong kalau berteduh di siang hari, udara di sekitarnya terasa sejuk karena tanaman ini mengeluarkan oksigen, tetapi kalau malam hari, mana ada manusia yang mau terteduh di sana. Pohon ini seperti tanaman pada umumnya, mengeluarkan CO2. Lebih baik berteduh di rumah sendiri hehe.
Anda bisa membuat pohon ini menjadi mini dengan membuat bonsai. Contohnya adalah pohon beringin di depan rumah saya. Tanaman ini tidak sengaja ditanam suami karena ia sering melihat tanaman beringin tumbuh liar di selokan atau di pinggir jalan. Ia pun mengambilnya dan iseng-iseng menanam di pot dan diletakkan di depan rumah. Apabila sudah tinggi, dipotong-potong daunnya. Jadilah bonsai pohon beringin.
Suami pun penasaran lagi. Ia menanam pohon beringin lagi. Ternyata, setelah diamati, 2 pohon ini berbeda jenis. Ini dapat dilihat dari daunnya. Setelah saya mencari di internet, ternyata pohon beringin yang ditanam suami adalah pohon beringin lokal dan beringin iprik.
Istilah keren dari beringin adalah Ficus benjamina. Beberapa jenis (genus) Ficus lain dari suku ara-araan atau Moraceae. Di Jawa dikenal dengan nama waringin. Ada juga yang memanggilnya dengan ara (ki ara, ki berarti “pohon”). Beringin adalah tanaman asli dari Asia, Australia, dan beberapa wilayah Pasifik lainnya. Pohon beringin juga menjadi lambang salah satu partai politik di Indonesia.
Beringin lokal sering kita lihat di berbagai tempat. Pohon ini banyak dijumpai di sekitar pemakaman. Mungkin karena itu, beringin ini identk dengan suasana angker hehe.
Beringin iprik atau dikenal juga sebagai beringin preh/belibis. Beringin iprik merupakan tanaman yang banyak ditemui di Indonesia juga. Sama seperti beringin lokal, pohon beringin iprik sendiri selalu identik dengan kesannya yang angker karena sering dijumpai di area kuburan.
Siapa tahu, setelah kepopuleran aglonema menurun, tanaman bonsai beringin akan naik daun hehe. Silakan mencoba menanamnya di pot. Selain tampak imut, tanaman ini terlihat kokoh dan kaya akan oksigen. Hitung-hitung kita berperan serta dalam melestarikan lingkungan hidup.
Rumahku, 5 Juni 2021
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
