Laili Rusma

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
(144) MEMEGANG AMANAH
https://www.google.com/url?sa=i&url=https%3A%2F%2Fwww.paper.id%2Fblog%2Fproduct-content%2Fsoftware-akuntansi-gratis-terbaik%2F&psig=AOvVaw3pwtsLeMH8Bd3re42ZbGxq&ust=1623070980272000&source=images&cd=vfe&ved=0CAMQjB1qFwoTCNDpkt-Ig_ECFQAAAAAdAAAAABAD

(144) MEMEGANG AMANAH

Bu Yoyok didapuk menjadi bendahara perkumpulan wali murid di kelas anaknya karena Agni, anaknya, menjadi salah satu bendahara di kelas. Ia membawa uang iuran wali murid dengan amanah. Bahkan, ia tak pernah meminta uang transpor atau apapun ketika membelanjakan uang untuk keperluan kelas. Baginya, menjadi bendahara adalah amanah. Bukan saja amanah dari wali murid tetapi amanah dari Allah SWT. Baru kali ini ia mengetahui bahwa ada perkumpulan wali murid yang sangat aktif membantu sekolah.

Namun, ada juga yang tidak suka pada Bu Yoyok. Bu Siska namanya. Ia adalah ketua perkumpulan wali murid. Ia ingin mengganti Bu Yoyok. Sebenarnya, Bu Yoyok tidak keberatan. Hanya saja, wali kelas mengharap Bu Yoyok tetap memegang uang tersebut sampai kenaikan kelas. Akhirnya, Bu Yoyok menyiapkan segala keperluan dan tanggung jawabnya sebagai bendahara. Ia membuat perincian pemasukan dan pengeluaran dengan saksama. Kuitansi dan bukti pembayaran ia susun sedemikian rupa. Semua dibendel dengan baik dan dijadikan satu laporan. Ia ingin segera menyerahkan laporan itu kepada bendahara baru. Ia sudah biasa menjadi bendahara di sekolah tempat ia mengajar. Namun, banyak wali murid yang tidak tahu kalau Bu Yoyok adalah seorang guru. Kalau ke sekolah anaknya, ia tidak memperlihatkan kalau ia adalah seorang guru.

Tak dinyana, pandemi covid-19 pun datang, murid belajar di rumah. Bu Yoyok akhirnya menyerahkan amanah kepada Bu Alfi, yang ditunjuk Bu Sisca untuk memegang uang tersebut. Namun, Bu Sisca meminta bendahara kelas juga diganti. Bu Yoyok keberatan karena ada saran wali kelas kalau uang kas kelas diserahkan kembali kepada murid. Ini tanggung jawab anaknya. Kalau diserahkan ke siswa lain, tanpa ada laporan terperinci dan alur pemasukan dan pengeluaran, anaknya pasti yang menanggung akibatnya. Apalagi Agni masih duduk di kelas 5 SD. Ia perlu bimbingan orangtua ketika membuat laporan. Bu Yoyok meminta pendapat wali murid di grup wa wali murid. Ternyata, mereka sepakat uang kas dikembalikan ke murid dan anak Bu Yoyok tetap menjadi bendahara kelas sampai kenaikan kelas.

Rumahku, 6 Juni 2021

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post