Laili Rusma

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
(156) PERPUSTAKAAN SEKOLAH DI GRESIK HARUS MAJU

(156) PERPUSTAKAAN SEKOLAH DI GRESIK HARUS MAJU

Sebanyak 89 peserta Focus Discussion Group (FGD) dan Workshop Pengelolaan Manajemen Perpustakaan Sekolah Tahun 2021 Kabupaten Gresik (16-18 Juni 2021), memadati Ruang Putri Mijil Pendopo Kabupaten Gresik. Meskipun aktivitas ini dilaksanakan secara offline, namun pelaksanaannya dilakukan dengan tetap memerhatikan protokol kesehatan. Ketika masuk pintu utama, peserta dicek suhu badan dan membasuh tangan dengan hand sanitizer. Mereka mendapatkan nomor untuk melakukan registrasi, pengambilan konsumsi/coffebreak, dan saat pembagian sertifikat.

 

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Gresik dalam rangka Pengembangan Pengelolaan Manajemen Perpustakaan Sekolah Guna Meningkatkan Optimalisasi Tata Kelola Perpustakan Sekolah.

 

Pada hari pertama, kegiatan FGD ini dihadiri oleh Much. Abdul Qodir (Ketua DPRD Kab. Gresik), Nur Saidah (Wakil Ketua DPRD Kab. Gresik), Mujid Riduan  (Wakil Ketua DPRD Kab. Gresik), Kris Adji AW (Kepala Perpustakaan SMA NU 1 dan Ketua Yayasan Mata Seger). Mereka memberikan sambutan sekaligus diskusi dengan para peserta tentang masalah yang dihadapi dalam mengelola perpustakaan sekolah.

 

Acara ini dibuka oleh Kepala Dinas Perpustakan dan Kearsipan Kabupaten Gresik, Siti Jaiyaroh. Siti mengatakan bahwa pustakawan sebagai sentral di sekolah. Dengan tidak adanya Ujian Nasional menjadikan perpustakaan sebagai pusat literasi di sekolah. Pustakawan nantinya menjadi jabatan fungsional.

 

Acara ini dilanjutkan dengan workshop. Narasumber hari pertama adalah Sholikh (Dinas Pendidikan Kab. Gresik). “ Perpustakaan kita kelola sesuai kemampuan kita, tidak perlu ngoyo, yang penting, ada kemajuan yang ada di perpustakaan Bapak Ibu. Saya melihat mayoritas peserta masih muda sehingga semangat berinovasi tinggi,” kata Sholikh.

 

Narasumber hari kedua adalah Siti Fatimah dan Rani Damayanti (Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur) dan hari ketiga adalah Sri Rahayu dan Sugeng (Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur). Mereka menjelaskan seputar pengelolaan perpustakaan seperti pengelolaan bahan pustaka seperti klasifikasi dan katalogisasi, akreditasi perpustakaan, otomasi pengelolaan perpustakaan/ digitalisasi perpustakaan.

 

Para peserta mendapatkan Buku Pedoman: Pembinaan Pengelolaan Perpustakaan Sekolah di Jawa Timur Tahun 2015, contoh-contoh kartu anggota, lidah buku, dan  mengisi Lembar Evaluasi Perpustakaan. Lembar Evaluasi ini dikumpulkan sebagai bahan evaluasi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Gresik untuk ditindaklajuti dengan melakukan pembinaan dan pendampingan berkelanjutan agar perpustakaan sekolah di Kabupaten Gresik dapat berkembang secara optimal.

 

Rumahku, 18 Juni 2021

 

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post