(185) MENABUNG DULU
Membuat buku dan menerbitkannya, memiliki lika-liku tersendiri. Saya sudah pernah membuat buku dengan penerbit MediaGuru Indonesia yang berjudul Berteman dengan Semut (Kumpulan Cerita Anak) yang terbit Juni 2020 lalu. Sekarang, buku kedua, akan memasuki proses cetak setelah revisi. Si Bungsu juga pernah menulis ketika mengikuti pelatihan sasisabu Mei 2020 lalu. Ia telah menerbitkan buku Maaf Moka (Kumpulan Cerita Anak).
Tak dinyana, beberapa waktu lalu, Pak Eko Prasetyo, mengirim sampul depan buku tersebut. melalui wapri. Wah, saat itu saya sangat senang. Begitu pula di grup mendongeng, diunggah sampul buku tersebut. Akhirnya, buku itu akan terwujud.
Membuat buku bergambar untuk anak-anak usia dini, memang membutuhkan bahasa yang sederhana yang dapat dipahami anak-anak. Anak-anak akan tertarik dengan gambar yang ada. Semula, saya bingung dengan pemilihan ilustratornya. Alhamdulillah, saya meminta si Sulung, yang saat ini lebih sering di rumah saat pandemi ini, saya todong untuk menerjemahkan tulisan dalam gambar. Awalnya, ia keberatan karena harus membuat ilustrasi hewan, yang tidak pernah ia buat. Si sulung belajar otodidak dalam menggambar. Dia menyukai manga, komik dari Jepang yang ilustrasinya menarik. Alhamdulillah, akhirnya ia bersedia dan malah, ia merasakan keasyikan tersendiri. "Ternyata, Bu, menggambar hewan yang lucu itu senang juga. "
Hambatan yang kedua adalah biaya untuk membuat buku ini. Saya pun harus menabung. Saya absen dalam menulis antologi bersama Bapak Ibu gurusianer beberapa bulan ini. saya harus fokus dengan buku solo ini hehe.
Apa yang menjadi motivasi saya untuk membuat buku solo khususnya buku untuk anak-anak? Sejak awal, saya ingin berbagi. Saya ingin tulisan saya bermanfat khususnya untuk anak-anak yang sekarang lebih menyukai hp dibanding buku. Buku dapat menjadi hadiah terindah bagi anak-anak yang (mulai) tertarik dengan buku. Buku pertama banyak saya berikan kepada anak-anak sepupu dan tetangga, atau ke beberapa sekolah dasar dan perpustakaan daerah karena tidak ada yang membeli. Bagaimana dengan buku solo yag akan terbit ini? Saya tidak memikirkan keuntungan. Yang penting dapat terbit dan bermanfaat bagi orang lain.
Kalau kita bisa sedekah dengan uang, kita bisa sedekah dengan buku. Buku adalah jendela dunia. Dengan buku, khususnya untuk anak-anak, kita bisa memberi pelajaran tanpa menggurui. Ada pesan moral di dalamnya. Setelah terbit, semoga buku ini bermanfaat. Semoga lancar dalam prosesnya.
Terima kasih Pak CEO, Pak Eko Prasetyo, Pak Yasin, Bu Wiwik, Bu Nisa, sehingga buku ini terwujud. Terima kasih Bapak Ibu gurusianer di seluruh tanah air. Terima kasih mau membaca artikel saya ini hehe.
Rumahku, 17 Juli 2021
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
