Laili Rusma

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

(191) BERSAMA KESUKARAN ADA KEMUDAHAN

Covid-19 telah meluluhlantakkkan semua segi kehidupan. Banyak yang menjadi korban keganasan Covid-19. Di masjid dekat rumah Bu Tumini pun tiap hari terdengar berita dukacita. Begitu pula dengan suami Bu Tumini. Ia meninggal karena Covid-19 juga.

Bu Tumini memiliki anak semata wayang, Hani, yang duduk di bangku SMP kelas 9. Sejak suaminya meninggal, Bu Tumini berjualan gorengan di depan rumahnya. Ia dibantu Hani. Namun, penghasilannya tidak mencukupi kebutuhan sehari-hari.

Meskipun didera ujian, Bu Tumini dan Hani berjibaku dan memiliki semangat untuk menapaki hidup. Bu Tumini percaya, Allah pasti menolong. Bersama kesulitan, ada kemudahan. Tiba-tiba Hani mendapat wa dari wali kelasnya. Hani mendapat uang 1,5 juta berkat memenangkan lomba menulis cerpen tingkat propinsi.

Rumahku, 23 Juli 2021

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post