(196) PAK SOMAD
Matahari masih mengintip di baik awan
Suasana masih pagi benar
Namun Pak Somad telah berangkat
Menunaikan tugas
#
Dengan sepeda motor bututnya
Harus lebih awal dari guru semua
Karena ia adalah kepala sekolah
di sekolah swasta terpencil di pulau sana
#
Pak Somad menyusuri jalan
Yang tak beraspal
Bila hujan banyak lubang
laksana kolam kecil
Jika kemarau
Debu beterbangan
#
Pak Somad tetap bersyukur
Dengan kopiahnya yang mulai luntur
Ia mengajar meski siswa tambah menurun
#
Pada masa pandemi ini
Pak Somad tetap pergi ke sekolah
Atau berkeliling berkunjung
ke rumah siswa
Tak ada wifi atau internet
Ia tak mau siswanya ketinggalan
dengan anak-anak di luar sana
Itu sudah menjadi tanggug jawabnya
Semoga Allah meridhoi setiap langkahnya
Rumahku, 28 Juli 2021
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan