(250) PENGUATAN IDENTITAS NASIONAL MELALUI LOMBA KAJIAN SEJARAH MARITIM
Nenek moyang bangsa Indonesia terkenal sebagai pelaut dan penjelajah lautan yang tersohor. Hal ini menjadi salah satu dasar kesatuan dan persatuan bangsa sekaligus menerbelakangi bahwa kajian maritim sangat penting khususnya bagi generasi muda sebagai pengemban estafet kepemimpinan di masa mendatang.
Untuk itulah, Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Sejarah “Jas Merah” Universitas Negeri Malang mengadakan lomba Odisea 2021 dengan tema “Optimalisasi Peran Pemuda dalam Penguatan Identitas Nasional melalui Kajian Sejarah Maritim”. Kegiatan ini diperuntukkan bagi siswa SMA/SMK/MA sederajat di seluruh Indonesia.
Kegiatan ini bertujuan memberikan dukungan berupa ruang bagi generasi muda agar dapat berperan aktif dalam memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa melalui kajian sejarah maritim, serta menyalurkan bakat dan minat dalam dunia penulisan dan penelitian ilmiah, khususnya penelitian sejarah. Kajian maritim dapat dilihat dari segi ekonomi, sosial, agama, budaya, dan kesehatan. Pengumuman dapat dilihat di @odisea_um2021.
Pelaksanaan lomba dari pendaftaran sampai final berlangsung Juni- September 2021. Kompetisi ini melalui daring. Diambil 33 abstraks yang lolos ke semifinal. Peserta yang lolos ini harus menyerahkan karya tulis secara keseluruhan. Dari babak penyisihan sampai finalpun dilakukan secara daring. Peserta yang lolos final, akan mempresentasikan karya tulisnya di depan dewan juri melalui zoom cloud meeting/ google meet. Mereka harus mempersiapkan diri dengan bahan presentasi dan kesiapan mental.
Juri memutuskan juara 1, tim SMAN 1 Lawang dengan judl Ekspansi Jalur Pelayaran KPM di Wilayah Hindia-Belanda (1888-2931). Juara 2 dari SMA Al Izzah IIBS Kota Batu, dan juara 3, tim dari SMAN 1 Pasuruan.
Tim SMAN 1 Kebomas, Gresik yakni Kaila Najwa Ayu dan Fanya Dwi Aprilia merasa bangga menjadi salah satu tim yang lolos babak semifinal. “Selamat ya, masuk 10 besar meskipun tidak lolos di babak final 3 besar,” kata Ali Murtadlo, pembina tim. Baru kali ini mereka menjadi peserta dan lolos meskipun sampai babak semifinal.
Ali Imron, Kepala SMAN 1 Kebomas juga mengapresiasi prestasi siswa siswi ini," Alhamdulillah, Barokalloh atas prestasi yang diraih oleh siswi-siswi kita. Terima kasih saya sampaikan kepada Bapak / Ibu Pembimbing yang telah mengorbankan waktu, olah pikir dan tenaga sehingga anak-anak memperoleh prestasi yang terbaik."
Mereka mengkaji Eksistensi Bandar Gresik dalam Dinamika Sosial Kota Abad ke XIV-XVI. Masa kejayaan Bandar Gresik terjadi pada abad ke-14 (1300-1400 M) karena peranan tiga tokoh pendatang dalam eksistensi Bandar yaitu Maulana Malik Ibrahim (Gujarat), Raden Santri (Champa) dan Nyai Ageng Pinatih (Cina).
Semoga dengan adanya lomba ini, muncul generasi yang memiliki pengetahuan dan pemikiran demi kemajuan kemaritiman Indonesia di masa yang akan datang.
Rumahku, 21 September 2021
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
