(257) KASIH SAYANGNYA
Bu Sumiati tidak dapat menahan kesedihan sebab suami tercinta telah berpulang karena terpapar covid-19. Suaminya yang bekerja sebagai sopir itu tidak tahu kalau ia menderita gula darah. Setelah dua hari di rumah sakit, nyawanya tak tertolong.
Bu Sumiati bingung karena penghasilannya sebagai penjahit terus merosot. Dalam masa pandemi ini, sangat jarang orang menjahitkan bajunya. Ia pun berikhtiar dengan berjualan gorengan di tepi jalan pada sore hari.
Sejak dulu, Bu Sumiati dam suami ingin anak-anaknya kuliah menjadi sarjana untuk memperbaiki penghidupan mereka. Anak pertama baru masuki semester 2 di universitas ternama di kotanya. Anaknya mendapat bantuan keuangan dari sekolahnya dulu, untuk kuliah. Namun karena pandemi, bantuan itu terhenti. Tiba-tiba saja ada kabar bahwa anaknya bebas uang kuliah karena mendapat bantuan dari tempat belajarnya sekarang.
Rumahku, 28 September 2021
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
