BELAJAR DARI PARA TOKOH (2)
Kyai H. Maimun Zubair—akrab disapa Mbah Mun—telah ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional. Penghargaan ini bukan sekadar simbol, melainkan pengakuan atas keteladanan panjang seorang ulama yang memadukan keilmuan, kebijaksanaan, dan keberpihakan pada kemaslahatan umat.
Di ruang digital, beredar luas sebuah pesan beliau yang kerap dijadikan tagline oleh para guru. Pesan itu mengingatkan bahwa ilmu dan akhlak harus berjalan seiring, serta bahwa ketulusan lebih utama daripada sorak-sorai popularitas.
Satu hal yang sangat menginspirasi dari Mbah Mun adalah konsistensinya menjaga adab dalam perbedaan. Di tengah dinamika sosial-politik yang riuh, beliau memilih jalan sejuk: menimbang sebelum berbicara, menasihati tanpa merendahkan, dan berbeda tanpa memutus silaturahmi. Sikap ini relevan sebagai kritik halus terhadap budaya instan hari ini—serba cepat, serba keras, dan sering mengabaikan etika dialog.
Namun, mengagungkan tokoh tanpa literasi yang memadai berisiko menjadikan keteladanan sekadar slogan. Generasi sekarang perlu berliterasi: membaca konteks sejarah, memahami latar pemikiran, dan menyaring pesan agar tidak tereduksi oleh potongan-potongan viral. Literasi juga berarti berani bertanya: mengapa beliau mengambil sikap tertentu, nilai apa yang dijaga, dan bagaimana menerapkannya pada tantangan kekinian—dari ruang kelas hingga ruang publik.
Belajar dari Mbah Mun bukanlah menyalin kata-kata, melainkan menumbuhkan watak: rendah hati dalam ilmu, tegas pada prinsip, dan lembut pada sesama. Jika literasi menjadi jembatan, maka keteladanan para tokoh akan hidup—bukan sebagai arsip, tetapi sebagai panduan bertindak.**
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
