ISRA MIKRAJ MASA KINI
Sejarah Isra Mikraj perlahan mulai dikaburkan, direduksi hanya sebagai peristiwa pindah tempat dari satu titik ke titik lain. Padahal, Isra Mikraj adalah kejadian luar biasa yang sarat dengan pesan keimanan dan penguatan risalah kenabian. Ketika maknanya dipersempit, umat berisiko kehilangan ruh spiritual dari peristiwa agung yang menjadi tonggak penting dalam sejarah Islam.
Rasulullah Muhammad SAW melaksanakan perintah Allah SWT dengan segenap jiwa dan raganya. Dalam situasi penuh tekanan, kesedihan, dan keterbatasan manusiawi, beliau tetap taat tanpa ragu. Isra Mikraj menunjukkan keteladanan Rasul sebagai hamba yang patuh sepenuhnya kepada kehendak Ilahi, sekaligus sebagai utusan yang dipersiapkan untuk memikul amanah besar umat.
Dunia modern hingga kini masih memperdebatkan mukjizat ini. Isra Mikraj sering diukur dengan logika rasional dan pendekatan ilmiah semata. Mukjizat diukur dengan hukum sains, dan sering kali disempitkan pada apa yang bisa dibuktikan secara empiris. Padahal, Al-Qur’an dengan tegas menyatakan, “Mahasuci Allah yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa…” (QS. Al-Isra: 1). Hadis-hadis sahih pun menjelaskan perjalanan tersebut secara rinci, termasuk perintah salat lima waktu yang menjadi buah utama Isra Mikraj.
Peringatan Isra Mikraj seharusnya tidak berhenti pada seremoni tahunan. Ia harus mengakar pada keimanan dan keteladanan Rasulullah SAW, terutama dalam menjaga salat sebagai tiang agama. Umat Islam berkewajiban mengimani peristiwa ini tanpa ragu, sekaligus mengambil hikmahnya: bahwa iman menuntut keyakinan, ketaatan, dan konsistensi, bahkan ketika akal manusia belum sepenuhnya mampu menjangkaunya. Generasi penerus Islam berkewajiban mengimani Isra Mikraj sekaligus memetik hikmahnya: taat tanpa syarat, teguh di tengah ujian, dan menjadikan iman sebagai kompas hidup di zaman yang serba ragu.**
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
