SEARAH LAJU ANGIN
Semilir angin membawa sejuk, juga aroma gorengan dari warung sebelah. Aku termenung di balkon rumah yang sekian lama beku, menyaksikan bintang gemintang yang kalah pamor oleh lampu LED tetangga, dan bulan sabit yang tampak malu-malu di sela mendung menggumpal. “Ikuti saja arah angin agar jalanku ringan dan santai,” kataku bijak, sambil tetap bingung mau ke mana.
Keesokan harinya, falsafah angin itu kugunakan di gerbong kereta. Kami berpuluh orang, duduk rapi sesuai tiket yang kami beli dengan harga 'pas'. Anehnya, semua diam, kecuali seorang teman yang bersin tiga kali, lalu ngomel tak karuan, lalu minta maaf ke arah yang salah. Aku tersenyum. Diam rupanya sudah jadi kesepakatan tak tertulis.
Di tengah gerbong, seorang teman perempuan berkomentar, “Hidup itu harus searah angin.” Semua mengangguk, padahal tak ada yang tahu anginnya ke mana. Seorang mahasiswa menimpali, “Kalau semua searah, nanti kita sampai bareng.” Seseorang pergaya ustad lengkap dengan ciri jemggot panjangnya berbisik, “Kalau semua searah, tugas dakwah saya jadi ringan, ikut numpang laju angin?”
Aku tergelitik. Ternyata, tak setujuan pun bisa akur asal tetap di gerbong yang sama. Ada yang ingin duduk, ada yang ingin cepat turun, ada yang ingin hidup berubah tanpa harus antre. “Ah, ternyata jalan bersama itu tetap indah meski tak setujuan,” gumamku lirih, kali ini tanpa nada sok filosofis.
Kereta melaju, angin berlawanan arah. Kami tetap bersama. Dari situ aku belajar: mengikuti angin boleh saja, asal tak kehilangan arah. Sebab bersama itu kuat, meski kadang mencela angin—dan bau amis saat melintas pantai yang dipadati warung ikan bakar.**
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
