SMPN 1 SELONG ... AKU PADAMU!
Kami berangkat dari Bandara Internasional Blimbingsari dengan perasaan campur aduk. Cuaca buruk membuat pesawat kami tertunda hampir dua jam. Duduk di ruang tunggu, kami saling menatap seperti murid menunggu bel pulang: harap-harap cemas. Ada yang sibuk berdoa, ada yang sibuk menyalahkan awan, dan ada pula yang menyalahkan panitia—padahal panitianya juga kami sendiri.
Begitu lepas landas, doa-doa yang tadi berisik mendadak sunyi. Sekitar satu jam kemudian, kami mendarat di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Majid, Bumi Gora. Rasa lelah langsung luruh disambut gerimis tipis dan senyum ramah pegawai bandara. Senyum yang tulus—bukan senyum “nanti dimintai survei kepuasan”.
Tujuan kami satu: SMPN 1 Selong, sekolah tujuan studi inspirasi. Begitu memasuki pelataran sekolah, kami disambut lebih hangat dari kopi Lombok. Ibu dan bapak guru berjejer rapi, senyumnya kompak seperti paduan suara. Anak-anak memainkan Gendang Beleq dengan penuh semangat. Dentumannya membuat dada ikut bergetar—antara kagum dan terharu, sekaligus sadar bahwa kami belum apa-apa.
Di ruang-ruang kelas terinspirasi. Kami belajar bukan dari spanduk prestasi, melainkan dari obrolan ringan, tawa guru, dan mata murid yang menyala. Sekolah ini tak hanya mengajar, tapi menghidupkan.
Dalam perjalanan pulang, melewati deretan masjid megah di kiri kanan jalan, aku berbisik lirih, “Aku ingin mengulang kunjungan muhibah ini. Tentu, dengan persiapan yang lebih… dan doa yang lebih panjang.”
SMPN 1 Selong, diam-diam kau mengajariku: inspirasi itu sederhana, asal disambut dengan senyum dan ketulusan.**
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
