BESAR PASAK DARIPADA TIANG
Peribahasa besar pasak daripada tiang semakin jarang terdengar, padahal maknanya justru makin relevan di zaman digital. Selama ini ungkapan tersebut identik dengan kondisi keuangan: pengeluaran lebih besar daripada penghasilan. Namun dalam konteks sosial modern, maknanya meluas—menyangkut cara berpikir, berbicara, dan bertindak.
Hari ini kita hidup di era komentar instan. Media sosial memberi panggung luas bagi siapa pun untuk menilai, mengkritik, bahkan menghakimi. Sayangnya, keberanian berpendapat sering tidak diiringi kedalaman pengetahuan dan pengalaman. Banyak suara keras, tetapi sedikit karya nyata. Banyak reaksi, minim aksi. Di sinilah “pasak” berupa opini, janji, dan citra diri tampak lebih besar daripada “tiang” berupa kompetensi dan kontribusi.
Kehadiran kecerdasan artifisial juga mempercepat gejala ini. Orang dapat terlihat produktif tanpa benar-benar melalui proses belajar yang cukup. Teks, gambar, dan ide bisa dihasilkan cepat, tetapi pemahaman dan tanggung jawab tidak bisa diotomatisasi. Jika tidak disertai etika dan literasi, teknologi justru memperlebar jurang antara tampilan dan kemampuan.
Budaya instan berisiko melahirkan generasi yang fasih berbicara solusi, tetapi gagap saat mengeksekusi. Kritik menjadi hiburan, bukan dorongan perbaikan. Padahal karya—sekecil apa pun—lebih bernilai daripada seribu komentar tajam tanpa tindak lanjut.
Catatan pentingnya: menyeimbangkan pasak dan tiang berarti menyelaraskan kata dengan kerja, rencana dengan kapasitas, serta ambisi dengan disiplin belajar. Lebih baik sederhana tapi nyata, daripada megah dalam wacana namun rapuh dalam pelaksanaan. Di situlah peribahasa lama kembali menemukan daya hidupnya.**
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
