Mashudi

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
JALAN BERLUBANG
Selama hujan masih air, selalu menyisakan genangan.

JALAN BERLUBANG

Musim hujan datang seperti musafir yang hafal jalan pulang—tanpa rambu, tanpa bisa dicegah. Bersamanya hadir genangan, payung mendadak laris, dan satu fenomena khas yang selalu setia: genangan dan jalan berlubang. Bahkan beberapa lubang tampaknya sudah berstatus “warga tetap”, karena tiap tahun muncul di titik yang sama, hanya bentuknya yang makin dewasa.

Januari hingga Februari curah hujan masih tinggi. Petir menyambar, angin berlari, dan pengendara pun ikut uji nyali. Di beberapa ruas, berkendara terasa seperti main game—harus zig-zag menghindari lubang. Bedanya, ini tidak ada bonus poin, hanya bonus pegal dan deg-degan.

Menjelang Ramadan, pemerintah daerah mulai bergerak cepat. Kebutuhan pokok ditata, pasar rakyat dibenahi, fasilitas umum dipoles. Jalan-jalan pun mulai mendapat perhatian. Walau kadang terasa seperti riasan kilat: yang penting terlihat mulus dari jauh, urusan tahan lama dipikir sambil jalan. Kita tentu berharap tambalan tidak sekadar kosmetik, tetapi benar-benar terapi.

Jalan berlubang sering dijadikan metafora kehidupan. Untuk sampai tujuan, kita memang harus melewati tanjakan, turunan, bahkan kubangan. Bedanya, dalam hidup kita bisa menyiapkan mental. Di jalan raya, yang disiapkan justru shockbreaker.

Yang menarik, kita ini termasuk makhluk yang punya bakat adaptasi luar biasa. Lubang dihindari, dikeluhkan, difoto, diposting, lalu dihindari lagi. Kreatif, meski kadang pasrah. Padahal, kritik yang santun dan konsisten adalah bahan bakar perbaikan. Pemerintah perlu data, warga perlu suara, dan jalan perlu aspal—bukan sekadar janji.

Pepatah bilang, usaha tidak akan mengkhianati hasil. Tambahkan sedikit: usaha yang direncanakan baik dan dikerjakan tuntas jarang menghasilkan lubang yang sama di musim berikutnya.

Semoga jalan makin mulus, perjalanan makin lurus, dan keluhan tidak perlu ditambal setiap tahun. **

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post