SAJAK INDAH
Rumah itu tetap hangat seperti biasa. Dia dan istrinya sama-sama bekerja, saling menguatkan dalam ritme hidup yang teratur. Dua anak mereka tumbuh ceria, menghadirkan tawa yang tak pernah absen di setiap sudut rumah. Dari luar, semuanya tampak baik-baik saja bahkan nyaris sempurna.
Namun, belakangan ini dia sering gelisah.
Di tempat kerja, pikirannya kerap melayang. Tatapannya kosong, padahal berbagai soal menunggu penyelesaian ada depan mata. Rekan-rekannya tak menaruh curiga Mereka mengira dia hanya sedang penat.
Padahal, ada satu nama yang diam-diam mengusik batinnya: Indah.
Indah adalah rekan kerja di kantor. Sosoknya bersahaja, sederhana, ramah, dan entah bagaimana, kehadirannya terasa berbeda. Bukan karena lebih dari siapa pun, melainkan karena dia merasa nyaman dalam diam yang tak perlu dijelaskan.
Justru di situlah kegelisahan itu tumbuh.
Dia tahu, perasaan ini tidak pada tempatnya. Ia memiliki rumah, cinta, dan keluarga yang utuh. Dia tidak kekurangan apa pun. Tapi hati, kadang berjalan tanpa izin.
Suatu siang, dalam kegundahan yang tak tertahankan, dia menuliskan sajak akrostik di kertas kecil. Bukan untuk diberikan, hanya untuk meredakan riuh dalam dada:
/Ingin kusimpan rasa ini diam-diam/Namun bayangmu hadir di tiap waktu/Dalam batas, aku belajar mengerti/Aku punya cinta yang tak boleh tersakiti/Harusnya aku kembali pada yang sejati/
Kertas itu dilipat, lalu diselipkan ke dalam laci bersama dengan keputusan yang akhirnya ia ambil.
Sore itu, dia pulang terlambat. Dia memandang istrinya dengan cara yang berbeda, lebih utuh, lebih sadar. Anak-anaknya dipeluknya lebih erat, seolah mengingatkan dirinya sendiri tentang apa yang benar-benar berharga.
Perasaan itu mungkin tidak sepenuhnya hilang.
Namun dia memilih untuk tidak memberinya arah.
Karena cinta, baginya, bukan hanya tentang rasa, melainkan tentang menjaga, memilih, dan tetap setia, bahkan saat hati sempat goyah.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
